Pemerintahan

Prof Mansyur Afifi: Pascabanjir, Angka Kemiskinan Kota Bima Naik

Warga penerima bantuan pascabanjir.

Kota Bima, Bimakini.-  Setiap bencana pasti menimbulkan kerugian material maupun nonmaterial. Satu hal yang pasti adalah menyebabkan angka kemiskinan meningkat. Untuk itu, upaya pemulihan (revovery) perlu dilakukan secepatnya.

Hal itu disampaikan Prof Dr H Mansyur Afifi, SE, kepada   wartawan usai penyerahan bantuan di kantor Pemkot Bima, Rabu (11/01), menanggapi pengaruh banjir secara ekonomi.

Dosen Universitas Mataram (Unram) ini menjelaskan, setiap bencana pasti menimbulkan kerugian dan angka kemiskinan meningkat. Massa pemulihannya harus lebih cepat begitu bencana muncul, agar roda perekonomiam kembali normal. Bila tidak ada pemulihan yang cepat, maka masalah ekonominya akan berkepanjangan, satu di antaranya melejitnya angka kemiskinan.

“Pastinya karena ada bencana jumlah orang miskin banyak, begitu bantuan bayak kita salurkan, recovery-nya lebih cepat. Termasuk angka kemiskinan akan lebih cepat menurun karena begitu banyaknya bantuan yang
masuk,” ujarnya.

Katanya, kalau dalam kondisi normal bila menurunkan angka kemiskinan itu akan sangat sulit ketimbang selesai bencana. Data angka kemiskinan tahun 2016 dan 2017  pasti naik dan itu wajar, karena ada bencana. “Tetapi sampai tahun depan tidak turun itu patut dipertanyakan kinerja kita semua,” ujarnya.

Kerugian sampai Rp1 triliun kalau dilihat dari tinjauan ekonomi? Katanya, bergantung bantuan itu dalam bentuk apa dan jumlah berapa, kalau jumlah banyak cepat selesai. Contoh Yogyakarta, satu-dua tahun bisa kembali asal bantuannya banyak lebih muda kembali ke kondisi normal.

Lalu apa harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah? Menurutnya, pemeritah harus segera membenahi infrastruktur dan merehabilitasi. Perbaikan infrastrutkur itu sangat penting dilakukan karena di situ juga salahsatu mendorong geliat perekonomian warga.

Begitu pun rehabilitasi bagi warga, kata dia, karena ada bencana pasti ada trauma. Walau sudah diberikan bantuan permukiman diberikan selesai, tidak saja materi tetapi efek trauma  juga harus diperhatikan.

Bagaimana  soal lonjakan barang Sembako? Dikatakannya, kenaikan harga itu mekanisme pasar, kalau barang sedikit permintaan banyak pasti naik, Efek banjir pasti langka, makanya naik. Untuk itu, segera memasok  banyak barang agar harga produk barang tidak naik. (BK32)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top