Peristiwa

Prihatin Penanganan Banjir, Pengusaha Muda Ini Buat Surat Terbuka untuk Wali Kota

Hadi Santoso saat membagikan bantuan bagi korban banjir.

Kota Bima, Bimakini.- Prihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak banjir bandang, pengusaha muda ini membuat surat terbuka untuk Wali dan Wakil Wali Kota Bima.  Keprihatiannya berangkat dari turun langsung membagikan bantuan bagi korban banjir yang membutuhkannya.

Pengalaman pahit Hadi Santoso, ST, MM, pengusaha muda ini, ikut dicaci oleh warga karena menganggap dari pemerintah yang menyalurkan bantuan. Termasuk kendaraan dilempari, akibat ketidakpuasan sikap tanggap pemerintah pascabanjir.

Hadi dalam surat terbukanya, memberi sejumlah saran dan usulan kepada Wali dan Wakil Wali Kota Bima, baik dalam pendataan, maupun penyaluran bantuan.

Berikut isi lengkap surat terbuka Hadi Santoso:

Surat terbuka buat Bapak Walikota / Wakil Walikota Bima

Kepada Yth. Bapak Walikota/Wakil Walikota Bima

Di, Tempat

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Semoga kita semua selalu dalam limpahan Rahman dan Rahim Allah SWT. Serta sukses dalam menjalani aktivitas keseharian.

 

Bapak Walikota/Wakil Walikota Bima, perkenankan adinda secara pribadi—sebagai bentuk kecintaan kepada AJI berdua— memohon kiranya (tanpa bermaksud menggurui) :

1) Melakukan pendataan secara akurat kebutuhan warga terdapampak bencana banjir. Dan Pemkot Bima melakukan pendistribusian bantuan/recovery dengan secepat dan se-efektif mungkin kepada seluruh warga Kota Bima yang terdampak bencana banjir.

2) Perlu kiranya mengoptimalkan fungsi perangkat di bawah koordinasi Lurah bersama RT/RW dan BABINSA / BABINKANTIBMAS dalam pendataan dan pendistribusin dimaksud.

3) Pendistribusian Dilakukan secara SEREMPAK, pada hari yang sama, jam yang sama, sehingga tidak ada warga yang Cross Teritory.

4) Mengfungsikan BPBD, inspektorat, MUSPIDA/FKPD dan Perguruan Tinggi serta Camat, sebagai PEMANTAU/FUNGSI KONTROL menyeluruh atas kegiatan dimaksud.

5) Terlepas dari hal di atas. memohon kepada Aji berdua, untuk bersedia bekerjasama dengan MUI, MUHAMMADIYAH, NU, HMI, IMM, PMII, dan Ormas Islam lainnya, guna memberikan sentuhan rohani pada Warga Kota Bima, sehingga bisa memaknai bencana ini secara lebih positif dan mengambil hikmah pendekatan diri pada Allah SWT.

Karena, dari pantauan langsung kami. Belum ada perubahan signifikan pada tingkat Ibadah di Masjid dan Musholla yang ada di Kota Bima. …

Hal di atas adinda rekomendasikan/usulkan atas dasar pengalaman menyalurkan bantuan dari Ikatan Alumni Tenkik (IKATEK) UNHAS di 16 Kelurahan terdampak bencana banjir Kota Bima, yang cenderung “Anarkis” dari mulai rebutan bantuan, ancaman perusakan mobil pengangkut bantuan, makian, lemparan lumpur pada mobil, dll.

Karena mereka berasumsi kami dari pemerintah. … Sekali lagi, mohon dimaknai surat terbuka ini sebagai bentuk kecintaan adinda pada Aji berdua. … Semoga Allah memberikan kebaikan kepada kita semua. Dan menjadikan kota Bima jauh lebih Religius dan Berkemajuan. Wassalam Kota Bima,

07 Januari 2017

Hormat Adinda,

Hadi Santoso, ST, MM

(Owner SENTRAL MUSLIM Group/Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Selular (APSEL) Bima/Ketua Umum IKATAN ALUMNI TEKNIK UNHAS Wil Bali-Nusra/Kepala Pusat Karir STISIP Mbojo Bima/Pendiri & Dewan Penasehat Media Visioner / Komite Tetap KADIN Bima).

 

Hadi berharap, surat terbanya itu bisa menjadi masukan bagi penganan korban banjir bandang. (BK.25)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
7
Share

Komentar

To Top