Hukum & Kriminal

Sanksi ASN Disdukcapil, Tunggu Hasil Proses Hukum

Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Bima, Drs H Dahlan, MPd.

Bima, Bimakini.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, masih menunggu proses hukum atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima, Erwin. Diduga yang bersangkutan melakukan pengutan atas pelayanan di kantor setempat.

Wakil Bupati (Wabup) Bima yang juga Ketua Tim Saber  Pungli, Drs. H. Dahlan H. M.Noer, M.Pd mengatakan masih menunggu proses hukum yang berjalan. “Kita akan menunggu dulu hasil proses hukum yang dilakukan oleh pihak Kepolisian baru bisa mengambil sikap terhadap oknum pegawai Disdukcapil tersebut,” ujarnya di Taman Kalaki, Jum’at (7/4/2017).

Sambil menunggu proses hukum, kata dia, Inspektorat juga akan memeroses secara administrasi. “Sembari menunggu proses hukum, oknum pegawai di Disdukcapil yang kena OTT oleh tim Saber Pungli, akan ditindaklanjuti secara administrasi oleh bagian inspektorat,” ujarnya.

Untuk menentukan sanksi, kata dia, masih menunggu hasil kerja kepolisian. Jika sudah ada putusan hukumb yang inkrah baru diberikan sanksi. Berat ringannya sanksi bergentuung pembuktian atas perbuatannya.

OTT ini, kata dia, menunjukkan masih adanya praktek ppungli dan Tim Saber yang dibentuk mampu bekerja. Setidaknya sudah dua ASN yang tertangkap melakukan pungli.

Baca Juga: Tim Saber Pungli “Garuk” Oknum Pejabat Disdukcapil

Wabup mengimbau ASN dan tenaga honorer dilingkup Pemkab Bima, mengambil pembelajaran dari kejadian ini. “Intinya, jika para ASN dan tenaga honorer tidak ingin ‘digaruk’ oleh tim Saber Pungli, ya jangan melalukan pungli, terutama bagi pejabat dan oegawai yang ada di Dikes, BKD, Dikpora,” tandasnya. (BK29)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top