Ekonomi

Pasar Murah, Daya Beli Warga Bolo Melonjak

Foto Oyan: Suasana saat kegiatan Pasar Murah di Paruga nae Bolo.

Bima, Bimakini.- Pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bima di Paruga Nae Kecamatan Bolo, Sabtu (17/06) lalu dipadati warga. Mereka membeli berbagai macam kebutuhan. Daya beli pun melonjak.

Warga berebutan untuk membeli barang. Suasana itu menjadi tontonan menarik saat itu. Pasar murah dilaksanakan pada  lima kecamatan. Woha, Sape, dan Bolo   sudah dilaksanaakan, sedangkan Ambalawi dan Wawo masih diatur jadwalnya.

Kepala Disperindag Kabupaten Bima, H Arifudin, Sabtu (17/06) menjelaskan Pasar Murah hadir untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan. Hal itu dilakukan, karena tingkat belanja masyarakat saat bulan Ramadhan meningkat. “Intinya kita hadir membantu masyarakat,” katanya.

Barang kebutuhan yang dijual adalah beras, minyak goreng, dan gula. Semua barang itu dijual seharga Rp10 ribu. Untuk perbandingan harga pasaran bisa mencapai 30 sampai 40 persen. “Untuk pembuktiannya bisa ditanyakan pada pelaku pasar,” ujarnya.

Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPMI), Fitri,  mengatakan sengaja bergandengan dengan Disperindag dalam menjual produk milik anggota IPMI. Kali ini, menjual busana Muslim dan Muslimah, snack dan tupperware. “Masalah harga, semuannya diskon antara 30 sampai 50 persen,’ katanya.
Dijelaskannya, hasil penjualan akan dipakai untuk kegiatan amal dan disumbangkan kepada yang membutuhkan. Selain membantu meringankan beban masyarakat pada bulan Ramadhan, kehadiran IPMI juga sebagai jalan untuk beramal. (BK36)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top