Hukum & Kriminal

Pihak SMPN 11 tidak Ingin Damai dengan Keluarga Pelaku

Kepala SMPN 11 Kota Bima, Rosdi Efendi HAR bersama Kadis Dibudpora Kota Bima, Drs H Alwi Yasin, MAP.

Kota Bima, Bimakini.- Jajaran SMPN 11 Kota Bima resmi melaporkan siswa dan orang tua murid yang menyerang di sekolah ke Polsek Asakota. Tuduhannya pengerusakan dan penganiayaan terhadap guru.

Kepala SMPN 11 Kota Bima, Rosdi Efendi HAR kepada wartawan di Kantor Disbudpora Kota Bima, Jum’at (9/6/2017) mengatakan, kasus itu resmi telah dilaporkan sekolah. “Kami sudah laporkan kemarin siang atas kasus penganiayaan guru dan perusakan fasilitas sekolah,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, sudah dilakukan BAP oleh penyidik, sekaligus visum terhadap guru jadi korban penganiayaan. Dipastikannya, tidak ada kata damai dengan pelaku. “Agar ini jadi pembelajaran penting bagi orang tua murid dan masyarakat tidak main hakim sendiri apalagi di dalam areal sekolah,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Pengakuan Keluarga Pelaku Penyerangan di SMPN 11

Baca Juga: Warga Serang SMPN 11, Kaca Pecah, Satu Guru Dianiaya

Kedepan, kata dia, wali murid tidak hanya menerima laporan sepihak dari anaknya, tapi mengelarifikasinya lebih dulu. “Kami maunya kasus lanjut sampai ke proses hukum agar semuanya jelas dan jadi pembelajaran penting kedepannya,” ujar Rosdi.

Selain penganiayaan, kata dia, yang dilaporkan juga adalah pengerusakan fasilitas sekolah. (BK32)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top