Pendidikan

Siswa SMAN 1 Woha Lolos Seleksi Paskibra Nasional

Agus Putra Pratama Yudha

Bima, Bimakini.- Siapa yang tidak bangga menjadi bagian anggota mengibarkan bendera saat upacara 17 Agustus. Apalagi di Istana Negara. Agus Putra Pratama Yudha, siswa kelas X IPA II SMAN 1 Woha Kabupaten Bima, terpilih mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) di Istana Negara 17 Agustus 2017 nanti.
Agus merupakan anak pertama dari pasangan Muchtar, anggota Koramil Belo dan Nurlailah. Remaja berumur 17 tahun ini dilahirkan di Kabupaten Malang tanggal 18 Agustus 2000,
Pendidikan dasar diselesaikan di SDN Kemantren 06 Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Saat itu, Bapaknya bertugas di Malang. “Bapak saya dipindahtugaskan di tanah kelahiran di Bima Nusa Tenggara Barat, kami tinggal di Desa Risa Kecamatan Woha. Desa kelahiran ibu kandung saya, Bapak dari Desa Renda Kecamatan Belo,’ jelas Agus di ruangan Wakasek Kesiswaan, Sabtu (03/06/2017) lalu.
Agus melanjutkan sekolahnya ke SMPN 1 Woha. Pria yang memiliki postur tinggi 1,75 cm ini mengakui prestasinya mulai SD hingga SMP cukup gemilang. Berbekal bahasa Indonesia dan kemampuan dasar akademis, di SMPN 1 Woha pun dia mampu tampil sebagai juara.
Agus adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Saudara kedua masih kelas 5 SDN Inpres Risa, bernama M Rifki Dwi Ananda. Nomor tiga bernama Muhammad Bilal Rizkila, masih berumur tiga tahun.
Lulus dari SMP 1 Woha pada tahun 2015 silam dengan NEM memuaskan, Agus mendaftar di SMAN 1 Woha. Bertekad ingin mengembangkan diri dan belajar tambahan di luar jam pelajaran, Agus bergabung dalam kepengurusan OSIS setelah beberapa bulan aktif belajar.
“Sejak SMP saya suka berorganisasi di sekolah. Begitu masuk SMA saya mulai mengincar bagaimana bisa menjadi anggota OSIS,” jelasnya.
Berpotensial dan berbakat, banyak teman doyan dan selalu akrab dengannya. Wakasek Kesiswaan pun tertarik mengajak Agus untuk bergabung dalam organisasi bernama Paskibra Sekolah. Tawaran itu tidak ditolaknya. Sejak itu, Agus selalu dibimbing dan dilatih oleh pembina, selain dari kedisiplinannya sebagai anak anggota TNI.
Sampai sekarang dia bergelut dalam klub basket dan sepak bola di sekolah. “Saya ikuti seleksi mulai tingkat sekolah, Kabupaten, Provinsi. Alhamdulillah saya lolos untuk mewakili Provinsi NTB menjadi anggota Paskibra mengibarkan bendera di Istana Negara 17 Agustus 2017,” katanya.
Selain Agus, satu duta NTB yang lolos adalah Fina Widya Ningrum dari Lombok Timur. “Kami ditugaskan selalu berolah raga, supaya bisa menambah ketinggian dan latihan untuk persiapan pengibaran bendera, yang terutama jaga kondisi,” jelasnya.
Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Woha, Tursana, SPd, mengatakan pihak sekolah bangga karena duta Kabupaten Bima baru tahun ini berhasil mewakili NTB untuk menjadi anggota Paskibra tingkat nasional.
“Semoga bisa memotivasi bagi adik adiknya agar berlatih dan belajar lebih rutin lagi,” harapnya.
Dia mengakui, kesuksesan siswanya tidak didapatkan begitu saja. Agus beserta siswa lainnya intensif melatih diri dan selalu tampil dalam setiap kegiatan apapaun di sekolah. Terutama menjadi anggota Paskib di sekolah. Pihak sekolah selalu mengikuti seleksi berjenjang mulai tingkat sekolah.
Saat itu, tiga orang menjadi anggota Paskib di Kabupaten Kabupaten. Hanya Agus yang mewakili seleksi tingkat NTB.
“Kami sudah mendapatkan surat dari Provinsi bahwa siswa kami berhasil menjadi anggota Paskibra tingkat Nasuonal di Jakarta,” terangnya. (BK34)

Share
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
53

Komentar

To Top