Pemerintahan

Bila Terbukti, ASN Diduga Asusila akan Ditindak Tegas

Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Armin

Bima, Bimakini.- Kasus  dugaan asusila yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), SR,  terhadap mahasiswi A  akan  diatensi khusus oleh Bupati Bima, Hj  Indah Dhamayanti Putri. Isyarat itu disampaikan Bupati dikutip Kabag Humaspro Setda Kabupaten Bima, Armin Farid, SSos, saat dikonfirmasi Senin (02/10).

“Akan menjadi atensi khusus Bupati untuk diambil tindakan tegas bila terbukti secara hukum,” janjinya.

Katanya, kadus dugaan tindakan asusila  itu sudah dilaporkan  ke Kepolisian dan Bupati menyerahkan sepenuhnya prosesnya pada aparat penegak hukum. Bila terbukti Kepala Daerah akan mengambil tindakan tegas.

“Hal yang pasti, jika terbukti melakukan asusila dan melanggar hukum, maka oknum ASN itu akan diberikan sanksi tegas,” janjinya.

Mengenai  sanksi apa yang akan diberikan bila terbukti melakukan tindakan asusila dan melanggar hukum, kata Armin, akan dilihat dulu hasil proses hukumnya.  “Untuk sanksinya, dilihat dulu hasil proses hukumnya baru bisa ditentukan sanksi apa yang akan diberikan,” ujarnya.

Dia mengimbau seluruh ASN lainnya  agar tidak melakukan hal yang sama. “Sebab atas dugaan tersebut, secara tidak langsung telah mencoreng nama baik pemerintah,” ingatnya.

Baca Juga: Oknum ASN Dilaporkan ke Mapolres dalam Dugaan Asusila

“Perbuatan atau tindakan semacam itu, tidak perlu ditiru, karena sangat tidak terpuji, sekaligus tidak pantas dilakukan oleh pejabat yang berstatus ASN maupun Honorer sebagai panutan bagi masyarakat,” tambahnya.

Sebagaimana pengakuan Kasat Reskrim AKP Afrizal, SIK, melalui kanit PPA Polres Bima Kota, Bripka Saiful, memang  ada mahasiswi yang melaporkan  dugaan tindakan asusila dan didampingi pihak keluarga.  “Kami telah menerima laporan atas dugaan tersebut pada Ahad (01/10) pagi,” katanya  Senin (02/10/2017).

Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Berdasarlan keterangan korban,   kejadiannya pada  dua lokasi yakni lingkungan salahsatu kampus  di Kota Bima dan  sekitar wilayah Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota.

Namun,  kata Syaiful, pihak Kepolisian belum bisa memastikan tindakan dugaan asusila tersebut sebelum penyelidikan lebih lanjut melalui proses hukum berlaku.

(KE29)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 26
    Shares

Komentar

To Top