Peristiwa

Pelajar SMP Terseret Arus di Pantai Baku

ilustrasi

Bima, Bimakini.- Tragis menimpa Nurul Musyafirah (14), warga asal Desa Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Siswi kelas III  SMPN di Kecamatan Lambu itu terseret gelombang laut di pantai Baku Kecamatan Lambu, Ahad (15/10/2017) siang sekitar pukul 12.00 WITA.

Hingga tadi malam, anak Ir Suryadin, anggota DPRD Kabupaten Bima itu, belum berhasil ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan pihak keluarga  dibantu warga sekitar.

Informasi yang dihimpun,  korban bersama sejumlah teman sebayanya berwisata di pantai Baku Kecamatan Lambu mengikuti ayahnya dalam kegiatan reses legislatif, sekaligus rekreasi.  Korban adalah anak keempat dari pasangam ir Suryadin-Wahdah, SPd. Saat itu berupaya menyelamatkan sepupu perempuannya. Namun, naasnya Nurul terseret arus laut, sedangkan sepupunya selamat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, H Taufik Rusdi,  yang dihubungi Ahad malam, membenarkan peristiwa tersebut. Dia menceritakan, korban berwisata bersama keluarga dan teman sekolahnya. Beberapa saat kemudian, korban berenang di  laut. Tidak lama kemudian, korban terlihat oleh keluarganya timbul-tenggelam terseret gelombang.

“Semua tim, dari SAR, Tagana, Polri, dan TNI sudah ada di lokasi. Sampai malam ini, belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan besok (hari ini) pagi,” paparnya.

Hingga tadi malam, Ayah korban Ir Suryadin, belum berhasil dikonfirmasi mengenai musibah yang menimpa putrinya.

Informasi lain yang diperoleh, teman korban yang menggunakan teropong sempat melihat korban mengangkat kedua tanggannya dalam air laut. Oleh rekannya memberitahukan kepada keluarganya.     Informasi lainnya, sesaat sebelum naik mobil, korban sempat bersenda gurau dengan adiknya. Kata-kata terakhir yang sempat terucap adalah kali ini merupakan kesempatan terakhir naik mobil dan selamat tinggal. (BK39)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
11
Share

Komentar

To Top