Olahraga & Kesehatan

PKM Rasanae Timur dan Penanae Diakreditasi

Suasana saat Tim Surveyor dikenalkan di hotel Marina, Ahad (01/10) lalu.)

Kota Bima, Bimakini.- Saat ini, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Rasanae Timur dan PKM Penanae sedang dalam tahap penilaian akreditasi. Ahad (01/10/2017) lalu Tim Surveyor dari Kementerian Kesehatan RI diterima oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bima, Drs M Farid, MSi, bersama jajaran Dinas Kesehatan (Dikes). Tim  dikenalkan di Hotel Marina.

Saat itu dihadiri anggota Komisi I DPRD Kota Bima Anwar Arman, SE, dan Ketua GOW Kota Bima Hj Badrah Ekawati.
Tim surveyor beranggotakan tiga orang, yaitu dr  Esti Wilianto, M. HSM, sebagai Ketua Tim Surveyor PKM Rasanae Timur. Hj Janita, SKM, MKes, sebagai Ketua Tim Surveyor PKM Penanae, d dr Regina Tuwongkesong.

Pelaksana Tugas Kabag Humaspro Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin, SIP, MM, menjelaskan akreditasi PKM diamanatkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 Tahun 2014, sesuai  pasal 39 bahwa dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, PKM  wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali.
Saat  itu, kata Syahrial, Asisten I Setda  menyatakan kegiatan survai ini dapat dimanfaatkan  untuk menyerap pengetahuan, sekaligus mengevaluasi dan mengidentifikasi tantangan dan potensi.
Asisten I  juga  menekankan pimpinan Dikes dan PKM  agar  menguatkan koordinasi lintas sektor, agar bisa melaksanakan fungsi pelayanan optimal.

Selama  survai, Tim Surveyor didampingi  Tim Pendamping Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kota Bima. Terdiri atas tiga kelompok kerja (Pokja).  Pokja Administrasi dan Manajemen dipimpin Hj Fitriani, SKM, MKes.  Pokja Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dipimpin Nurfauziati, SKM, dan Sur’atunnisa, SKM serta Pokja Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dipimpin dr Fathurrahman dan dr Hidayat.
Dikatakannya,  di Kota Bima   terakreditasi adalah PKM Mpunda dengan kategori Akreditasi Dasar pada tahun 2016. Roadmap akreditasi tahun 2017 adalah PKM Rasanae Timur dan Penanae pada bulan Oktober, diikuti PKM Paruga bulan November. Tahun 2018 mendatang akan dilanjutkan PKM Kolo.
“Tim Surveyor mengingatkan pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam pelaksanaan persiapan akreditasi,” ujarnya dalam  pernyataan pers, Senin siang,

Disampaikannya, para pemangku kepentingan inilah yang menjadi pendukung sekaligus tim uji pertama yang menilai apakah PKM  itu sudah ada kemajuan dalam pelayanan masyarakat, tepat sasaran, dan memiliki prinsip berkemajuan serta inovatif.
katanya, lintas sektor tersebut  di antaranya Camat, Lurah, dan RT/RW, Rumah Sakit Pemerintah dan swasta, TNI dan Kepolisian. Selain itu, tokoh agama, organisasi wanita dan organisasi pemuda, pihak swasta, dan sekolah serta masyarakat sekitar. (BK29)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top