Peristiwa

Singgung Panglima TNI di Medsos, ASN Ini Dibawa ke Kodim 1608 Bima

pegawai Bappeda Kabupaten Bima, ISP saat dimintai keterangan.

Bima, Bimakini.- Bijaklah membuat status di media sosial (Medos), jika tidak, dapat menyinggung orang atau institusi. Seperti yang dilakukan Pegawai Bappeda Kabupaten Bima, ISP. Senin (2/10/2017) ISP dibawa ke Kodim 1608 Bima untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dalam statusnya, ISP membandingkan foto Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo yang sedang menonton Film G30SPKI. Statusnya itu rupanya mengundang banyak reaksi, baik dari TNI, maupun Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Drs H Muzakkir, Msi. ISP dinilai merendahkan atau melecehkan Penglima TNI.

Tidak itu saja, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri menyesalkan ulah pegawai Bappeda Kabupaten Bima ini. Dalam statusnya ISP menulis

“Tanda-tanda orang mau pensiun maret 2018 sdh kelihatan…Ngajak Nonton g30spki udah 5 watt matanya…coba bandingkan dengan yang insyaallah pensiun 2024…mata Pak Dhe terang terus seperti lampu philips…”.  ISP  menujukan mata “5 watt” pada Panglima TNI.

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, sangat menyesalkan hal itu. “Saya sangat sesalkan ulah oknum ASN tersebut,”tuturnya saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media di kantor Pemkab Bima, Senin (2/10/2017).

Bahkan, Bupati Bima sebagai atasannya meminta maaf sebagai kepala daerah.  “Saya memohon maaf pada institusi TNI atas ulah ASN tersebut,”ucapnya.

Selain itu, bupati juga telah menginstruksikan pada Sekda, Kepala Bappeda, untuk menindaklanjuti atas ulah oknum ASN sekaligus memberikan pembinaan.

Mengenai sanksi ASN tersebut, kata Bupati, akan melihat hasil tindaklanjut dari Sekda dengan Kepala Bappeda.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Drs. H. Muzakir,Msi, membenarkan ulah ASN tersebut. Bahkan bupati telah menginstruksi memberikan pembinaan dan sidang kode etik.

 

Masih kata Muzakir, Iwan telah minta maaf atas statusnya tersebut dan telah dilakukan pembinaan. “Kami sangat terima kasih pada anggota TNI yang telah peduli terhadap keutuhan NKRI,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, ISP diantar ke Kodim 1608 Bima untuk memberikan keterangan atas status Facebooknya tersebut.

Pantauan Bimakini.com, saat menuju Kodim 1608 Bima, ISP didampingi oleh beberapa pegawai Bappeda. Juga  dikawal oleh sejumlah aparat menuju Kodim 1608 Bima. (BK29)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Share

Komentar

To Top