Pendidikan

Forum MGMP Biologi Gelar PKB

 

Kegiatan Forum MGMP Biologi.

Kota Bima, Bimakini.- Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi SMA se-Kota Bima menggelar kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMAN 1 Kota Bima, Sabtu (04/11). Kegiatan yang didanai oleh Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) IPA Bandung.

Tujuannya  untuk  meningkatkan kompetensi guru, sehingga mencetak generasi berkualitas, khususnya pada Mata Pelajaran Biologi.

Ketua MGMP Biologi Kota Bima, Drs Anwar, MPd, mengatakan kegiatan tersebut menindaklanjuti program PKB dari Direktorat Jendral Guru Dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud bekerjasama dengan MGMP Biologi SMA Kota Bima. Kegiatan tersebut sebagai salahsatu upaya pemerintah mencetak guru berkualitas dan memiliki kompetensi yang tinggi, sehingga dapat mencetak generasi yang berkualitas.

“Jati diri bangsa menjadi kokoh, kolaborasi, dan daya saing bangsa meningkat sehingga, mampu menjawab berbagai tantangan di era abad 21. Untuk itu, pendidikan nasional harus berfokus pada penguatan karakter di samping pembentukan kompetensi,” paparnya.

Anwar mengatakan, kegiatan PKB itu rencananya digelar hingga 15 November mendatang. Materinya   materi (In Servis) pertama pada 4 dan 5 November di SMAN  1 Kota Bima dengan moda tatap muka penuh. “Metode In Servis berbeda dari pelaksanaan PKB sebelumnya yang menggunakan moda Daring (On Line) dan On-the-Job Learning pada 6 hingga 15 November 2017 secara mandiri, setara dengan 3 jam pelajaran sehari,” jelasnya.

Kepala SMAN 1 Kota Bima, Drs Syafruddin, selaku penanggung jawab Pusat Belajar Kota Bima, mengatakan wadah MGMP adalah forum yang harus dijaga dan dikelola, agar ke depan berlanjut, sehingga menjadi wadah belajar dan penampung berbagai aspirasi guru meningkatkan kompetensi. “Kalau wadah rusak, maka ke depan tidak akan dipercaya lagi dan upaya peningkatan kompetensi guru juga akan terhambat,” ujarnya.

Dia mengingatkan, guru terus belajar meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar dan mendidk siswa. Nilai Ujian Nasional siswa pada mata pelajaran Biologi yang tidak sesuai target nilai secara nasional, perlu menjadi bahan evaluasi agar dicarikan solusi tentang penyebab rendahnya nilai tersebut.

Instruktur Nasional Mata Pelajaran Biologi, Lily Nurlaeli, SPd, menjelaskan penguatan karakter bangsa menjadi salahsatu butir Nawacita yang dicanangkan Presiden Joko Widodo melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Komitmen tersebut ditindaklanjuti dengan arahan Presiden kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengutamakan dan membudayakan pendidikan karakter di dalam dunia pendidikan.

“Sudah banyak praktik baik yang dikembangkan sekolah, namun masih banyak ‘pekerjaan rumah’ yang harus dituntaskan untuk memastikan agar proses pembudayaan nilai-nilai karakter berjalan dan berkesinambungan,” tuturnya.

Dia berharap, pendidikan penguatan karakter berimplikasi pada penguatan karakter siswa dalam menyiapkan daya saing siswa dengan kompetensi abad 21, yaitu berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. (BK39)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top