Hukum & Kriminal

Kasi Intel: Proses Hukum Tetap, Sanksi Pecat Kewenangan Pimpinan

 

Pejabat Kejaksaan Negeri Raba Bima saat menerima massa IMM Cabang Bima.

Kota Bima, Bimakini.- Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri Raba Bima, Lalu Muhammad Rasyid, menegaskan proses hukum terhadap oknum pegawai Kejaksaan yang terlibat kasus pencurian Barang Bukti (BB) pil Tramadol tetap dilakukan. Namun, kaitan pemecatan kewenangan pimpinan.

Penegasan tersebut, disampaikan dihadapan massa aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bima yang menggelar unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Raba Bima, Senin (06/11).

Dia mengapresiasi kehadiran semangat massa aksi datang ke Kantor Kejaksaan Negeri Raba Bima. “Kami, satu sisi bangga atas penangkapan yang dilakukan aparat Kepolisian. Sisi lain, kami malu adanya kejadian itu. Kami menangis,” tuturnya.

Aparat Kejaksaan setempat rutin mensosialisasi bahaya pil Tramadol, dari sekolah yang satu ke sekolah yang lain. Namun, kata dia, adanya penangkapan oknum pegawai Kejaksaan, mensia-siakan upaya tersebut.

“Sejak tertangkap anggota, kami tidak pernah ke Polres. Tidak ada kami pilih-pilih. Kami dukung proses ini. Soal pemecatan, biar lah pimpinan kami yang turun dan akan memeriksa. Apakah kategori pelanggaran berat atau tidak,” ucapnya.

Dia menegaskan, pihaknya tidak mengintervensi proses hukum yang tengah dilakukan Penyidik Kepolisian. “Kami serahkan sepenuhnya pada aparat Kepolisian,” tegasnya.

Dia mengaku bangga dan salut atas tertangkapnya oknum pegawai Kejaksaan. Pihaknya tidak menduga oknum pegawai Kejaksaan terlibat dalam kasus pencurian BB Tramadol itu. “Kami tidak tau, kenapa sampai terjadi seperti ini. Apanya yang salah,” herannya.

Kepada massa aksi, dia meminta agar kasus tersebut dikawal hingga ada kepastian hukum. “Kalau terjadi apa-apa dalam kasus ini, biar pengadilan yang menilai,” ujarnya.

“Dalam lima hari, aparat Kepolisian Kota dan Kabupatem Bima mampu mengungkap kasus itu. Kita pantau kasus ini sampai selesai. Persoalan internal, akan diselesaikan oleh pimpinan kami,” sambung Reza S, Jaksa pada Kejaksaan Negeri Raba Bima. (BK39)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 119
    Shares

Komentar

To Top