Hukum & Kriminal

Tewas Dibacok, Keluarga Korban Blokade Jalan

Keluarga korban saat memblokade jalan dan membakar ban bekas, Senin.

Bima, Bimakini.-  Orgen tunggal yang digelar warga Desa Ntana, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, merenggut nyawa, Ahad (5/1/2017) malam. Korban diketahui bernama Rudi Abakar (20) warga RT 01 Dusun 01 Desa Rada, Kecamatan Bolo.

Korban diduga dibacok pelaku yang mengenakan masker. Atas kejadian itu, mengalami luka serius, yakni robek bagian kepala.

Atas kejadian itu, Senin (6/11/2017) keluarga korban memblokade jalan dengan menggunakan dua unit mobil, baruga, batu dan kayu. Saat blokade dilakukan, warga juga membakar ban.

Kepala Desa Rada, Supratman SSos, mengatakan, belum diketahui persis kronologis kejadian. Namun, informasi dari warga korban dibacok saat duduk di motor. “Korban dibacok satu kali hingga mengalami luka robek yang sangat parah yakni pecah bagian kepala,” katanya.

Lanjut Kades, berdasarkan cerita warga, pascadibacok pelaku, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Soromandi untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, karena luka yang dialami sangat parah, korban dilarikan ke RSUD Bima. “Setelah dibacok, korban dilarikan ke Puskesmas Soromandi dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Bima dan menghembuskan nafas terakhir di RSUD Bima sekitar pukul 06.30 Wita,”terangnya.

Blokade jalan dibuka setelah informasi dari pihak kepolisian, bahwa pelaku telah ditangkap dan diamankan di Polres Bima. “Jalan sudah dibuka pascamendapat informasi dari kepolisian bahwa pelaku sudah diamankan,”pungkas.

Kapolres Bima melalui Kasat Reskrim Polres Bima Kabupaten AKP Dhafid Shiddiq, SH, SIK, mengakui pihaknya sudah menangkap pelaku. Kedua pelaku, yakni RL dan AB warga RT 09 Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima diduga sebagai pelaku pembunuhan Rudi Abakar. Kakak beradik ini membacok korban saat menonton hiburan orgen tunggal.

“Diduga pelaku bernama Rizal dan Arif Budiman warga RT 09 Desa Nggembe, polisi langsung mengamankan di rumahnya tampa perlawaman, kedua pelaku langsung diserahkan Kapolsek Bolo ke Polres Bima,” terangnya Senin (6/11).

Diakui Dhafid, keterlibatan kedua pelaku masih dalam pemeriksaan intens. Saat ini kedua pelaku sedang diperiksa penyidik di Satreskrim Polres Bima. “Seperti apa tindakan mereka berdua dalam menjalankan aksinya, dan nanti kita masih periksa.” jelasnya.

Dijelaskannya, kejadian pembunuhan terjadi sekitar pukul 02.40 Wita, Senin dini hari.  “Saat itu korban posisi duduk di sepeda motor miliknya, Korban dibacok orang tidak kenal dari arah belakang dan mengenai kepala mengakibatkan bagian kepala korban retak.” jelasnya.

Korban dalam posisi tergeletak, akhirnya dilarikan ke PKM Soromandi oleh warga lainnya. Namun akibat luka sangat parah dibagian kepala, sehingga korban dirujuk ke RSUD Bima. “Dalam perjalanan korban meninggal dunia, sehingga dipulangkan kembali kediamannya,” jelasnya.

Kata dia, jenazah korban telah dimakamkan di TPU Desa setempat. Dhafid meminta warga agar bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan sendiri. (BK36/BK34)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top