Politik

Media Berperan dalam Peningkatan Kualitas Demokrasi

Foto bersama KPU dan Wartawan yang mengikuti Sosialisasi Pemilihan Wali dan Wakil Wali Kota Bima di aula SMKN 3 Kota Bima, Rabu sore.

Kota Bima, Bimakini.- Media massa diharapkan tidak hanya mendorong partisipasi pemilih, namun juga peningkatan kualitas demokrasi. Kualitasnya ditentukan lima menit dalam proses pemungutan suara.

Hal itu disampaikan Ketua Divisi Logistik, Anggaran dan Rumah Tangga KPU Kota Bima, Drs H M Saleh saat Sosialisasi Pemilihan Wali dan Wakil Wali (Pilwali) Kota Bima bagi Media Massa di Aula SMKN 3 Kota Bima, Rabu (6/12).

Keberhasilan   Pilwali, kata dia, bisa dilihat dari aspek kualitas dan kuantitas. Aspek kualitas jika pelaksanaannya berlangsung aman, terib dan suarat suara tidak banyak yang batal. “Tidak hanya mengawal dalam proses pelaksanaannya, namun juga hasil Pilawali nantinya,” ujarnya.

Dalam penyiapan logistik surat suara, kata dia, KPU juga menyiapkan 2.000 surat suara pemilihan ulang. Namun, surat suara ini memiliki tanda khusus. “Jadi bukan surat suara lebih. Itu jika terjadi sesuatu, sehingga ada penundaan pelaksanaan pemungutan suara, seperti bencana, maka akan menggunakan surat suara itu,” terangnya.

Ketua KPU Kota Bima, Bukhari, SSos mengatakan, masyarakat saat ini sudah banyak mengakses  informasi dari media massa. Untuk itu media harus bisa memberitakan hal yang benar dan tidak keliru, sehingga membingungkan masyarakat.

Contohnya, kata Bukhari, KPU dianggap sudah menerima pendaftaran calon perseorangan, padahal belum. Tahapan yang dilaksanakan adalah menerima syarat dukungan jalur perseorangan. “Perlu ada satu kesepahaman KPU dan Media dalam penggunaan istilah,” harapnya.

Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Agus Salim, SAg menambahkan, penyeragaman penggunaan istilah menjadi penting di media massa sesuai dengan regulasi Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016. Apalagi media adalah pilar keempat demokrasi. (IAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top