Hukum & Kriminal

Resmob Bima Amankan Warga Sape Bawa Belasan Sajam dan Panah

Senjata tajam yang diamankan Res Brimob Bima saat aksi warga Sape-Lambu di Kantor Pemkab Bima, Jumat.

Bima, Bimakini.-  Anggota Resmob Den A Pelopor Bima mengamankan belasan senjata tajam (Sajam) yang dibawa saat warga Sape-Lambu di Kantor Pemkab Bima, Jumat (15/12) menghadiri penguman lelang tanah eks jaminan. Sajam itu disimpan di kendaraan jenis Pick Up yang digunakan warga saat aksi soal esk tanah jaminan.

Pengemudi Pick UP, AR (27), warga Dusun Due, Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kubupaten Bima, langsung digelandang ke Mako Brimob. Pria ini diamankan  karena di dalam mobil mobilnya ditemukan sejumlah Sajam.

Anggota Resmob Brimob Bima Bripka Adi Ardiyanto, membenarkan adanya pengamanan satu orang warga Kecamatan Sape yang membawa Sajam. Kendaraan yang digunakannya juga ikut diamankan.

Warga Sape-Lambu yang datang ke Kantor Pemkab Bima untuk mendengarkan pengumuman lelang eks tanah jaminan. “Iya anggota menemukan satu mobil Pickup, didalamnya berisi sejumlah senjata tajam dan panah, diduga akan digunakan untuk melakukan tindak anarkis saat pembacaan pelelangan tanah,” terangnya, Jumat.

Kata dia, didalam mobil pick itu ditemukan 8 bilah parang, 6 bilah pisau (golok), dua busur panah dan 11 anak panah.

Dijelaskannya, kronologis kejadian, sekitar pukul 10.40 Wita, masyarakat Kecamatan Sape-Lambu tiba di Kantor Pemerintah Kabupaten Bima menggunakan dua unit mobil pick up. Warga yang datang sekitar 20 orang.

“Mobil pickup itu di pakir di pemukiman warga tidak jauh dari Kantor Bupati Bima dengan keadaan terkunci. Kemudian sejumlah warga masuk di kantor Bupati dengan pemeriksaan ketat oleh anggota Sat Pol PP,” jelasnya.

Lanjut dia, mendapati informasi tersebut, tim intelmob memeriksa mobil diduga membawa sajam. Setelah menunggu supir mobil datang dan hendak membawa kabur mobil tersebut, langsung dihadang.

“Sopir beserta Pickup langsung dibawa di Mako Brimob Den A Pelopor. Untuk didata dan dimintai keterangan, saat ini sopirnya pick up dengan Sajam telah diserahkan di Polres Bima Kota,” terangnya.

Menurut dia, Sajam tersebut diduga akan digunakan untuk tindakan anarkis apabila kalah dalam pelelangan. Dikuawatirkan akan ada masa lebih besar, apalagi membekali diri dengan senjata tajam.”Itulah alaskan Anggota Brimob mengamanakan mobil tersebut,” jelasnya. (MAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top