Pendidikan

SD di Bolo Cicil Buku, Anggaran Mulok Rp1,8 Miliar Kemana?

Kepala UPTD Dikbudpora Bolo, H Ahmad, SH,MSi

Bima, Bimakini.- Setiap SD di Kecamatan Bolo menerima jatah 20 eksamplar buku penguatan karakter siswa yang dibayar cicil melalui dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Lantas, kemana Buku Muatan Lokal (Mulok) pengadaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima tahun 2017 senilai Rp1,8

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kecamatan Bolo, H Ahmad SH, MSi, mengatakan setiap SD di Kecamatan Bolo menerima jatah 20 eksamplar buku penguatan karakter siswa.

“Untuk buku muatan lokal yang menceritakan tentang suku Sasak dan Samawa, kami tidak tahu,” ucapnya ditemui, kemarin.

Buku penguatan pendidikan karakter siswa tersebut menceritakan tentang tokoh panutan yang bisa menjadi teladan siswa.

“Buku yang masuk sekarang, tidak ada kaitan dengan cerita tentang budaya daerah lain. Tetapi, buku yang menceritakan berprilaku baik, terhadap orangtua maupun tata cara hidup sehari-hari,” terangnya.

Buku tersebut, sambung dia, menindaklanjuti surat edaran Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, saat dijabat H Supratman. Buku tersebut seharga Rp700 ribu, dibayar cicil dua kali.

“Buku tersebut dibayar tahap pertama pencairan dana BOS akhir tahun 2017 dan tahap kedua pencairan BOS tahap pertama tahun 2018,” jelasnya.

Kepala SDN Sondosia, Syahrun, SPd, membenarkan hanya menerima jatah 20 eksamplar buku penguatan karakter siswa yang dibayar cicil dari dana BOS.

“Buku Mulok yang menceritakan daerah Sasak dan Samawa, tidak ada. Tetapi, benar ada buku yang harus dibayar sekolah dan menceritakan tentang kisah orang terdahulu yang dianggap baik untuk diteladani oleh siswa sebagai penunjang peningkatan karakter,” terangnya.

Buku dimaksud, sambung Syahrun, dibayar dua kali masing-masing Rp350 ribu. “Harganya 700 ribu,” jelasnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top