NTB

Wagub NTB Ajak Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

Wagub NTB, HM Amin saat menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat.

Mataram, Bimakini.- Wakil Gubernur (Wagub) NTB, H. Muh. Amin, SH., M. Si mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu membahu dan bergerak bersama keluar dari permasalahan kemiskinan. Masalah ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Sebab, kata Waugb, meskipun pemerintah selalu mengalokasikan anggaran besar dan program strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut, namun tidak akan berarti tanpa motivasi dan keinginan kuat dari masyarakat keluar dari masalah kemiskinan.

Wagub menjelaskan, pemerintah pusat dan daerah selama ini memiliki tekad yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk berupaya mengedukasi masyarakat agar sadar dan berkemauan kuat mengatasi kemiskinan di daerah. Karena itu, Wagub meminta seluruh kepala daerah kabupaten/kota bersama masyarakat untuk terus optimis dan marasa yakin bahwa kemiskinan tersebut dapat diatasi.

Wagub menegaskan, hal itu saat Puncak Peringatan Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tingkat Provinsi NTB Tahun 2017, di Lapangan Supersemar Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (07/12/2017).

“Bilamana ini dengan serius kita tangani dengan anggaran yang tepat sasaran, dengan berbagai program strategis, program prioritas, saya kira angka-angka pengentasan kemiskinan itu, kita bisa capai dengan target 1 sampai 2 persen pertahun kita turunkan,” ungkap Wagub dihadapan pejabat, anggota Forkopimda dan ratusan masyarakat Kabupaten Lombok Utara yang hadir.

Selain itu, Wagub juga meminta bupati/walikota untuk memberikan pendidikan, pemahaman dan motivasi yang baik kepada masyarakat agar keluar dari kemiskinan. Sebab, selama ini masih terdapat masyarakat yang menganggap bahwa kemiskinan itu merupakan sebuah takdir dari Allah SWT.

Selain anggapan itu, kata dia, tidak sedikit juga masyarakat yang mengaku berasal dari keluarga miskin apabila ada bantuan. Padahal, bantuan tersebut seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang betul-betul miskin. Karena itu, motivasi, pendidikan dan pemahaman yang baik tentang kemiskinan sangat penting.

“Kerja keras, ketekunan dan hadirnya pemerintah dengan berbagai program kegiatan untuk pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu faktor kita bisa keluar dari kemiskinan,” jelas Wagub.

Senada dengan Wagub, Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin, SH., MH, menyampaikan keyakinannya bahwa kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan melalui program pemberdayaan yang dicanangkan pemerintah. Yang penting, masyarakat juga ikut bergerak melalui program pemberdayaan itu dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah. “Saya ajak kita semua, mari kita bekerja keras untuk memerangi kemiskinan. Tidak harus bergantung pada bantuan, namun bagaimana memberdayakan diri kita sendiri, yang kemudian bisa bermanfaat bagi orang lain,” ajak Wakil Bupati.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik melaporkan kepada Wakil Gubernur bahwa seluruh rangkaian kegiatan untuk memperingati Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) telah dilaksanakan. Sasarannya adalah masyarakat penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Kegiatan tersebut telah melibatkan berbagai unsur, baik pemerintah maupun swasta. Selain itu, untuk mengatasi masalah penyandang kesejahteraan sosial itu, Pemrintah Provinsi NTB melalui Dinas Sosial telah membuka Website yang disebut SIMAKSA (Sistem Informasi Masalah Kesejahteraan Sosial) yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan masalah-masalah sosial yang dialami.

Ahsanul Khalik mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, sehingga pelaksanaan kegiatan Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dapat berjalan lancar dan sukses.

Kemudian, Wagub didampingi Wakil Bupati dan Kadis Sosial NTB dan Lombok utara menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Diantaranya, kendaraan operasional, kursi roda, bibit pohon dan bantuan tongkat jalan bagi penyandang disabilitas. (PUR)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top