Politik

Diguyur Hujan, Ribuan Massa Hadiri Deklarasi Lutfi-Feri

H Muhammad Lutfi, saat menerima penyerahan SK Partai Golkar di acara Deklarasi, Ahad.

Kota Bima,  Bimakini.- Deklarasi pasangan H Muhammad Lutfi-Feri Sofiyan, Ahad (7/1) dihadiri ribuan massa. Meski diguyur hujan, mereka tetap bertahan.

Sebelum tiba di lokasi deklarasi, Lapangan Serasuba, massa pendukung pasangan “Kota Bima Bangkit” ini melakukan konvoi. Akibatnya, arus lalu lintas sesak, karena padatnya kendaraan menuju lokasi acara.

Hadir pula mantan anggota DPR RI, H Nazamudin dan mantan Bupati Bima, H Zainul Arifin, serta tokoh masyarakat. Pimpinan Partai Politik (Parpol) juga hadir untuk membacakan SK dukungan pada pasangan Feri-Lutfi.

Setelah menyerahkan SK DPP Partai kepada H Muhammad Lutfi, dilanjutkan pembacaan ikrar Parpol koalisi untuk memenangkan Lutfi-Feri.

Lutfi dalam pidato politiknya, menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran massa pendukung meskipun  hujan terus mengguyur. Menurutnya, Kota Bima berdiri dengan jerih payah. Anggaran pertama hanya Rp200 miliar, sekarang Rp800 miliar. “Saya dan Feri tidak puas, karena anggaran dipusat yang besar perlu ada yang menggapainya. Saya menjadi anggota DPR RI dua periode, segala pengalaman saya akan saya curahkan untuk  Kota Bima,” ujarnya.

Massa pendukung Lutfi-Feri di lapangan Serasuba, Ahad.

Kota Bima, kata dia, butuh pemimpin tegas, jujur, menegakkan nilai-nilai agama, dan kesejahteraan. Semua harus bisa menikmati hasil pembangunan. “Kami berkomitmen untuk itu. Masjid raya terbengkalai harus tuntas, ini jadi ikon kota, 10 ribu tenaga kerja home industry akan diwujudkan,” ujarnya.

Menurutnya, semua bisa dilakukan, tergantung niat pemimpinnya. “Kalau ada niat pasti bisa,” pungkasnya.

Pasangan ini berjanji, akan memimpin dengan rasa, bukan nafsu. “Terus terang saja, saya tinggalkan jabatan DPR RI,  saya menangis. Sebentar lagi saya akan tinggalkan senayan untuk membangun Kota Bima,” lanjutnya.

Lutfi ingin Kota Bima sejajar dengan daerah lainnya. Untuk itu dibutuhkan kebersamaan seluruh elemen mewujudkannya.

Dia berjanji, akan selalu mendatangi rakyat, bukan sebaliknya. “Tidak boleh rakyat yang datang. Tidak boleh ada warga kelaparan, tidak boleh ada pedagang asongan tanpa modal. Pembangunan harus jalan bersama antara pemimpin dan rakyat,” jelasnya.

Dia mengajak pendukung yang hadir membesihkan sampah. Memberikan contoh kepada yang lainnya.

Sementara itu, Feri Sofiyan dalam orasi politiknya,  menegaskan komitmen. Komitmen itu harus mendapat dukungan masyarakat. “Mari rapatkan barisan, kita menangkan Lutfi-Feri. Kota Bima butuh pemimpin yang mendengarkan rakyatnya,” ujarnya.

Pasangan ini rencananya akan mendaftar ke KPU Kota Bima, Senin (8/1) hari ini. (DED)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 211
    Shares

Komentar

To Top