Peristiwa

Diprotes Pemilik Lahan, Bantuan Penggilingan Padi Mangkrak

ilustrasi

Bima, Bimakini.- Paket bantuan penggilingan padi dari Provinsi NTB tahun 2017, mangkrak.  Karena bangunan penggilingan padi didirikan dilahan warga yang tidak mau lahannya dihibahkan.

Pemilik lahan, Mulyadin mengatakan, bangunan ukuran 8×12 itu berdiri di atas lahannya. Awalnya tidak keberatan, jika lahannya digunakan untuk bangunan tersebut. Karena perjanjiannya, setelah bangunan berdiri dan mesin terpasang, akan ditunjuk sebagai pengelola.

Namun, kata dia, karena muncul surat hibah atas nama dirinya, sehingga meminta agar bangunan itu dibongkar.  “Saya tidak pernah membuat surat hibah untuk menyerahkan tanah. Lebih baik bongkar saja  bangunan itu, ” ujarnya, Ahad (11/2).

Hal itu, kata dia, diketahui saat menghadiri pertemuan dengan pihak Dinas Provinsi NTB, bersama sejumlah Kepala Desa di Desa Darussalam. “Saya heran terbitnya surat hibah itu. Siapa saja yang ikut bertanda tangan pun tidak tahu,” akunya.

Lanjutnya, beberapa bulan lalu hendak memasang alat pengilingan, namun dilarangnya. Akibatnya, tiga paket alat penggilingan tersebut hanya disimpan begitu saja di luar  bangunan tersebut.

“Alat tersebut tergeletak begitu saja di lokasi. Namun, sekarang sudah diangkut entah kemana, ” ungkapnya.

Kepala Desa Timu, Kecamatan Bolo, Arsyad H Djamalauddin, membenarkan hal itu. Bahkan menyesalkan rencana pembongkaran itu oleh pihak Dinas BPMDes Kabupaten Bima.

“Bangunan tersebut merupakan bantuan yang digelontorkan melalui anggaran Provinsi NTB. Kenapa harus dibongkar, ” sesalnya saat dikonfirmasi dikediamannya,  Ahad (11/2).

Kata dia, saat perencanaan pembangunan gedung pengilingan tersebut, selalu diajak untuk berkoordinasi. Bahkan dipercayakan sebagai pelaksana pembangunan tersebut.

“Dari awal ada koordinasi terkait pembangunan gedung itu. Tapi, penggunaan anggaranya tidak saya ketahui. Dikelola langsung oleh pihak DPMDes Kabupaten Bima, ” tuturnya.

Diharapkannya, masalah ini dapat dibicarakan dengan baik. Karena semua masalah pasti ada solusinya. “Kalau ada niat baik mari kita duduk bersama untuk menyelesaikannya, ” ujarnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top