NTB

TP4D Monev Infrastruktur Jalan di Bima dan Dompu

Salah satu kondisi jalan yang ditinjau Tim.

Mataram, Bimakini.- Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Provinsi NTB, Selasa (13/2/2018), memantau (monitoring) dan evaluasi (Monev) proyek pembangunan infrastuktur jalan dan jembatan di Wilayah Kabupaten/Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Monev dipimpin koordinator jaksa pada Kejati NTB, Ely Rahmawati, SH.MM.MH didampingi Irbansus Inspektorat Provinsi NTB, GP. Aryadi, S.Sos.MH bersama sejumlah anggota TP4D lainnya, mengecek langsung progres pelaksanaan 11 paket proyek infrastuktur jalan termasuk 6 buah jembatan, yang sebelumnya meminta pendampingan dari TP4D Provinsi NTB.

Kesebelas paket proyek jalan  tersebut, terdiri dari paket percepatan Sampungu-Bajo, Kore-Piong, Labuan Kananga- Kawinda Toi serta paket dari Dana Alokasi khusus (DAK), yakni peningkatan jalan Kore-Kiwu dan Kore-Kiwu II, termasuk didalamnya terdapat pembangunan 4 buah jembatan pola multy years yang menghubungkan kawasan  di lingkar utara Bima dan Dompu tersebut.

Sedangkan infrastruktur di kawasan selatan dan wilayah timur, mulai dari Kota Bima, meliputi: peningkatan jalan Gatot Subroto Kota Bima, juga jalan Datuk Dibanta menuju ke arah Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Kemudian paket PRIM (bantuan Australia) yakni Paket peningkatan  jalan Tawali Wera-Sape sepanjang 11,5 Km, dimana pada ruas ini juga dibangun 2 buah jembatan pola tahun jamak, dan ditargetkan akan selasai (PHO) pada Oktober 2018 ini. Selanjutnya, TP4D juga meninjau paket Jalan  Wilamaci – Karumbu tembus Sape Bima.

Dalam pelaksanaan monitoring  tersebut, diturunkan 2 kelompok Tim Monev, terdiri dari  Tim Monev yang dipimpin langsung Koordinator Jaksa, Ely Rahmawati bersama Kasi Penkum Bidang intelejen, Dedi Irawan, SH.MH fokus melakukan monev pada paket- paket proyek yang ada di lingkar selatan dan kawasan Bima Timur. Sedangkan tim kedua dipimpin Kasi Penuntutan bidang tindak pidana khusus Pidsus Kejati NTB, I Made Sutapa, SH.MH bersama Kasi II Bidang Intelejen, M.Isnaeni, SH  dan Kasi III Bidang Intelejen Ardiansyah Akbar, SH.MH  melakukan monev atas pelaksanaan proyek infrastruktur jalan dan jembatan yang ada  di kawasan  lingkar selatan Bima dan Dompu. Masing-masing tim didampingi Tim PHO yakni PPK, Konsultan, Pengawas dan Penyedia.

Menurut Ely, monev selain  bertujuan untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai kontrak  atau ketentuan yang dipersyaratkan. Juga untuk melihat langsung kualitas fisik pekerjaannya.

Dijelaskan Ely, dari hasil monitoring pihaknya, di beberapa lokasi proyek masih ditemukan sedikit hambatan. Salah satunya keberadaan tiang listrik di badan/bahu jalan, tiang telepon, jaringan PDAM dan lainnya. Untuk mengatasi kendala tersebut, menurutnya ke depan perlu dibangun koordinasi yang baik, serta kesepakatan antar pihak sebagai “win-win solution”.

Selain kendala tersebut, juga masih ditemukan masalah kualitas hasil pekerjaan, seperti cor trotoar di jalan Gatot Subroto Kota Bima (depan Kantor DPRD) disarankan oleh Tim untuk segera diperbaiki.

“TP4D juga memberikan sejumlah catatan untuk paket peningkatan jalan Sampungu -Kiwu, agar dilakukan perbaikan sebelum di PHO-kan, terang Made Sutapa.

Namun saat meninjau paket Jalan  Wilamaci – Karumbu- tembus Sape Bima, Tim Monitoring yang dipimpin Ely, memberikan “dua jempol” atas kualitas hasilnya. Kualitas peningkatan jalan tersebut dinilai sangat baik. Sehingga diharapkan bisa dijadikan contoh bagi kontraktor dalam pelaksanaan paket-paket jalan lainnya di Wilayah Bima Dompu.

Tim juga menemukan kerusakan gorong-gorong dan badan jalan di sejumlah titik yang jebol tergerus banjir,  karena bencana alam akibat tingginya intensitas curah hujan di Bima dan Dompu belakangan ini. PUR

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top