Peristiwa

Tuntut Cabut Izin Alfamart, Jalan Diblokade

Warga saat blokade jalan di Desa Timu.

Bima, Bimakini.- Keberadaan toko Alfamart di Kecamatan Bolo tidak pernah sepi disorot. Berbagai persoalan disuarakan dalam aksi unjuk rasa di Desa Timu, Senin (26/2). Bahkan, massa memblokade jalan negara.

Massa aksi memblokade jalan menggunakan balok kayu dan membakar ban, sebagai bentuk perlawanan. Aksi blokade jalan itu memicu kemacetan.

Koordinator aksi, Irfan, mengatakan kehadiran toko Alfamart tidak pro rakyat karena tidak satupun warga sekitar dijadikan sebagai karyawan.

Padahal, ungkap Irfan, sebelum beroperasi pernah berjanji akan memberdayakan warga sekitar sebagai karyawan.

“Ini bentuk pembohongan publik. Janji akan menjadikan warga sekitar sebagai karyawan, nyatanya tidak satupun yang direkrut,” tudingnya.

Mereka menuntut Pemerintah Kecamatan Bolo menyampaikan klarifikasi terkait sosialisasi hingga pemberian izin. “Alfamart banyak melanggar prosedur. Izinnya harus dicabut,” pintanya.

Massa meminta Bupati Bima hadir memberi klarifikasi keberadaan Alfamart. Mereka menduga, pemerintah terkesan melindungi Alfamart, padahal jelas melanggar aturan.

“Hadirnya Alfamart tidak berdampak positif, tetapi berdampak buruk bagi pengusaha lokal dan warga sekitar tidak diberdayakan,” ungkapnya.

Massa mengancam akan melakukan aksi serupa, apabila sederet tuntutan mereka tidak diindahkan oleh pemerintah. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 211
    Shares

Komentar

To Top