Ekonomi

Harga Daging Sapi Lokal Naik 20 Persen

Penjual daging di Pasar Sila.

Bima, Bimakini.- Menjelang hari raya idul fitri tahun 2018, perubahan harga sangat dirasakan. Termasuk harga daging sapi lokal di Pasar Sila melonjak naik hingga 20 persen. Sebelumnya, harga daging sapi lokal Rp 100 ribu per kilo, kini naik Rp 120 ribu.

Salah satu penjual daging asal Dusun Dorowila Desa Rato, H Yusuf membenarkan adanya kenaikan tersebut. Namun, kenaikan itu dianggapnya biasa menjelang lebaran.

“Harga daging sapi lokal alami kenaikan 20 persen. Kenaikan harga sudah biasa jelang lebaran seperti ini,” ungkapnya.

Kata dia, setiap harinya daging sapi lokal yang terjual mencapai ratusan kilo. Banyaknya permintaan daging tersebut, bukan saja untuk konsumsi rumah tangga. Namun banyak yang membutuhkannya untuk kebutuhan pembuatan bakso dan salome.  “Setiap hari  kami potong sapi, semuanya terjual,” ujarnya.

Dipastikannya, harga tersebut akan kembali normal H+ 5 hingga 7 lebaran.  “Perubahan harga daging sapi lokal ini tidak akan lama. Nanti setelah selesai lebaran pasti turun lagi,” tuturnya.

Senada disampaikan, penjual daging lainnya, Hj Arabiah. Kenaikan terjadi sekitar dua tiga hari sebelumnya.

“Awal bulan Ramadan harga masih stabil. Jelang lebaran baru alami kenaikan,” ujar warga  Dusun Kampung Sigi Desa Rato ini.

Dia mengaku, dari 100 kilogram daging yang terjual, mendapatkan keuntungan ratusan ribu. Jika dua ekor sapi dipotong dan terjual, maka keuntungan bisa sampai jutaan.

“Saya rutin potong satu ekor sapi setiap harinya. Terkadang bisa dua ekor,” akunya.

Dia menyukuri keuntungan yyang diperolehnya. Namun demikian, kebutuhan lain juga ikut naik. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 44
    Shares

Komentar

To Top