Pemerintahan

Wabup Pimpin Rakor TKPKD Kabupaten Bima

H Dahlan

Bima, Bimakini.- Wakil Bupati (Wabup) Bima, Dahlam M Noer memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Penangulangan Kemisikinan (TKPKD) di ruang rapat Bupati Bima, Selasa (05/6).

Rakor dalam rangka membahas penanganan maupun penurunan angkat kemiskinan itu dihadiri para Assisten, Kabag Lingkup Setda Bima, Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Kepala OPD lingkup Kabupaten Bima, Kepala BPS Kabupaten Bima, dan jajaran PD Wawo.

Kepala Bappeda Kabupaten Bima, H Muzakir, dalam pengantar, menjelaskan dalam rangka penanganan angka kemiskinan ini perlu dilakukan secara sistematis, terencana serta mempunyai target dengan menghasilkan output yang baik.

“Adanya penanganan angka kemiskinan ini diharapkan akan mencapai strategi dalam pencapaian target mengenai angka penurunan, sehingga rencana pemerintah untuk menurunkan angka penurunan bisa tercapai dan dihasilkan,” tuturnya.

Oleh karena itu, adanya Rakor ini, salahsatu kegiatan dalam rangka mencari solusi sehingga penanganan angka kemiskinan bisa tercapai.

Wabup Bima, Dahlan M Noer, mengatakan Rakor itu dalam rangka mengevaluasi target diterapkan dalam rangka penurunan angka kemiskinan, sehingga akan mencapai target.

“Rakor ini juga merpakan salahsatu tolok ukur bagi daerah, apakah pembangunan yang tengah berlangsung dapat dinikmati warga tanpa memandang hal-hal yang bersifat atributif,” jelasnya.

Dengan kata lain, pembangunan yang berlangsung benar-benar merata dalam masyarakat. Kemiskinan  bukan merupakan sesuatu yang berdiri sendiri, sebab ia merupakan akibat dari tidak tercapainya pembangunan ekonomi yang berlangsung.

“Kemiskinan akan semakin bertambah seiring tidak terjadinya pemerataan pembangunan. Sementara itu dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2004-2009 Pemerintah telah mempunyai sasaran mengurangi jumlah penduduk miskin,” terangnya.

Wabup mengatakan, pada tahun 2008 pemerintah akan melakukan peningkatan efektivitas penanggulangan kemiskinan dengan prinsip pendekatan yang dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan kemiskinan harus bersifat multidimensional mengingat penyebab dari kemiskinan tidak hanya merupakan masalah fisik akan tetapi juga menyangkut permasalahan ekonomi, sosial, dan budaya.

“Dalam upaya penangulangan tersebut, terdapat empat strategi penanggulangan kemiskinan, mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin yang diupayakan melalui pemenuhan jaminan perlindungan sosial, peningkatan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin dengan pemberdayaan ekonomi,” urainya. (FIR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top