You are here: Home HuKrim Jenazah Anas Akhirnya Dimakamkan di Penatoi
Sunday, 03 February 2013 18:47

Jenazah Anas Akhirnya Dimakamkan di Penatoi Featured

Written by 
Jenazah Anas Jenazah Anas

 

Kota Bima, Bimakini.com.- Jenazah Anas Wiryanto, terduga teroris yang ditembak mati Detasemen Khusus (Densus) 88 di Desa Manggenae Kabupaten Dompu awal januari 2013 lalu akhirnya dimakamkan di Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima. Meskipun pemakaman jenazah sebelumnya sempat terjadi penolakan oleh sebagian warga setempat.

Jenazah Anas yang telah diidentifikasi Mabes Polri dengan nama lain Dimas Antasari tersebut tiba di Penatoi sekitar pukul 01.00 wita sabtu (2/1) dinihari. Kedatangan jenazah menggunakan mobil ambulance dari Mataram dikawal belasan sepeda motor dan sebuah mobil avanza memasuki gang menuju rumah keluarga korban di RT 02.

Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 wita jenazah warga asli Desa Hidirasa Kecamata Wera itu kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Penatoi setelah disholatkan di Masjid Istiqomah. Berdasarkan pantauan, sekitar ratusan warga hampir memenuhi masjid menyolatkan jenazah Anas. Selain warga setempat, mereka didominasi jamaah pengajian dan rekan korban.

Usai disolatkan, jenazah bersama ratusan pengantar menuju TPU yang jaraknya tidak jauh dari Masjid Istqomah. Tidak ada eskpresi berlebihan saat prosesi pemakaman seperti yang dikuatirkan warga. Bahkan, prosesi berlangsung tanpa diselingi doa dan tausiyah keluarga seperti lazimnya.

Saat itu hanya terdengar pekikan takbir sedikitnya tiga kali oleh salah seorang diantara pengantar jenazah. Usai dimakamkan semua warga membubarkan diri. Diantara pengantar jenazah terlihat hadir Drs.Usman AK, mantan Wakil Bupati Bima. Menurut warga, korban masih berkeluarga dengan Usman karena ibunya berasal dari Desa Woro.

Lurah Penatoi, M.Rifaid,S.Sos yang diwawancarai usai pemakaman mengungkapkan bahwa pemakaman jenazah di Penatoi setelah melalui kesepakatan bersama dengan warga. Adapun pihak yang sebelumnya menolak telah didatangi dan diberikan penjelasan sehingga akhirnya menerima.

“Setelah dapat petunjuk dari Polsek, kelompok warga yang sempat menolak kita dekati dan alhamdulillah setelah diberikan pemahaman mereka menerima,” terang Lurah.

Bahkan kata Lurah, kedua belah pihak yang sempat berbeda pendapat saling berpelukan dan meminta maaf satu sama lain. Kesepakatan warga mengijinkan pemakaman itu diakui tanpa ada syarat apapun seperti yang terjadi pada daerah lain. Saat prosesi pemakaman keluarga almarhum Anas dari Desa Hidirasa Kecamatan Wera ikut hadir membantu.

Mulai dari persiapan hingga usai pemakaman jelasnya semua pihak keluarga dibantu warga dan rekan korban ikut terlibat sehingga tidak ada kesan ekslusif seperti kekuatiran sebelumnya. “Saya menyampaikan terimakasih kepada semua warga yang telah ikhlas dan ikut membantu hingga usai pemakaman dengan baik,” ujarnya.

Camat Mpunda, Arifin,S.Sos yang ikut hadir dalam prosesi pemakaman mengaku pihaknya selalu mendukung warga selama aspek kamtibmas diperhatikan. “Pada prinpsipnya kami tidak mempersoalkan selama tidak ada gejolak yang timbul dalam masyarakat dan kita sebagai pemerintah harus mempertimbangkan aspek itu,” tandasnya. (BE.20)

Read 393 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Now mobiled:
Bagi pengguna mobile (HP, Blackberry, Android, Iphone, Ipad, dsb) bimakini.com sudah support mobile version.

Connect

Kontak Kami

Jl. Gajah Mada No. 66 Kota Bima, Tlp (0374) 42906. Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.