Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Wali Kota Tinjau Korban Angin Kencang

           Pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bima yang dipimpin Wali Kota Bima, HM. Qurais, Sabtu (17/3) meninjau sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan parah setelah diterpa angin kencang. Lokasi pertama yang dikunjungi  adalah lingkungan Kedo Kelurahan Jatiwangi.

          

Di wilayah itu, satu rumah dilaporkan rusak parah tertimpa pohon. Tetapi, sampai di sana hanya didata saja, karena kerusakan tidak terlalu parah seperti yang informasikan. Apalagi, hanya ubuk yang ditempati satu orang di kebun.

           Setelah itu, rombongan melanjutkan di Pondok Pesantren Darul Hikmah Soncolela Kelurahan Matakando dan mendapati hanya atap tempat pondokan santri dari seng sebanyak tiga ruangan yang hancur akibat tiupan angin kencang. Kerusakan itu pun masih kategori kerusakan ringan dan didata saja Pemkot Bima.

           Menurut pembina santri, Bunyamin, kerusakan hanya pada atap kamar pondokan santri saja dan tidak ada longsor seperti informasi yang beredar di masyarakat. Saat itu, ketika angin kencang pada Kamis (15/3) sore lalu memang ada dua santri yang berada dalam kamar, tetapi langsung keluar menyelamatkan diri.

           “Sekitar 60 orang santri yang tinggal di dalam tiga lokal kamar itu kini sudah diungsikan di kamar santri lainnya untuk sementara,” jelasnya di Ponpes Darul Hikmah.

           Rombongan kemudian melanjutkan ke Kelurahan Rabadompu Timur sebentar dan langsung menuju lingkungan Bina Baru Kelurahan Dara, karena tidak ada rumah yang rusak parah. Mengakhiri kunjungan di Bina Baru, Qurais memberikan bantuan pengadaan genteng kepada RW 04 yang terdiri dari tiga RT, masing-masing sebanyak Rp 1 juta. Di wilayah itu, puluhan rumah warga mengalami kerusakan atap.

           Selain itu, di Bina Baru dijumpai warga yang sedang mengantre mendapatkan air bersih dari mobil tangki PDAM Bima. Qurais pun berdialog dengan warga untuk menyerap keluhan mereka.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

           Warga mengaku, sudah lama mengalami kesulitan air bersih dan hampir setiap hari harus bersabar dan mengantre panjang, menunggu mobil PDAM Bima yang menyalurkan air. Meksi PDAM Bima hingga kini masih menjadi tanggungjawab Pemkab Bima, Qurais pun tetap meresponsnya.

           Dia menginstruksikan bawahannya membantu penyaluran air bersih mereka dengan armada mobil tangki Pemkot Bima. (BE.20)

Share
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

BERIKUT lanjutan catatan dokter Akbar, relawan bencana Palu yang ditulis dengan gaya bertutur selama berada di Sulawesi Tengah. Matahari cerah menyinari RS Lapangan BSMI...

Peristiwa

SEMPAT meneteskan air mata ketika menyaksikan Palu yang porak poranda dari kaca pesawat sebelum mebdarat di kota itu. Hari pertama tiba, langsung menangani pasien...

Peristiwa

PADA bagian pertama, dr Akbar telah mengisahkan perjalanannya menuju Palu. Berikut lanjutannya, yang ditulis dengan gaya bertutur. Palu, 16 Oktober 2018 Hari Senin kemarin...

Berita

Kota Bima, Bimakini.- Sudah menjadi tradisi Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin dan Wakil Wali Kota HA Rahman H Abidin melaksanakan Open House....