Connect with us

Ketik yang Anda cari

Olahraga & Kesehatan

120 Pecatur Ramaikan Arena Kejurprov NTB

 

Sebanyak 120 pecatur yunior, senior dan veteran, Rabu (4/4), mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur NTB yang berlangsung 4-9 April di SMKN 2 Kota Bima. Pembukaan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE.

 

 

Menandai pembukaan itu, Rahman mengawalinya dengan melangkahkan buah catur. Pada Kejurprov tersebut, memertandingkan kelas yunior A hingga G, kemudian kelas senior dan veteran. Kelas yunior dan veteran mulai bertanding, Kamis (5/4) hari ini, sedangkan senior menggelar dua babak setelah pembukaan hingga Rabu malam.

 

Rahman salut melihat semangat puluhan pecatur yunior. Apalagi, didukung orangtua masing-masing. Diharapkannya kejuaraan itu lahir bibit baru pecatur yunior yang bisa diandalkan untuk mengharumkan nama NTB di tingkat nasional dan internasional.

 

“Dengan semangat kebersamaan itu, mari sama-sama menjaga sportivitas, sehingga kejuaraan ini bergengsi dan pecatur terbaik nanti akan mewakili NTB di tingkat nasional,” harapnya.

 

Tidak hanya itu. Rahman memuji tema Kejurprov  untuk meningkatkan silaturrahmi dan sportivitas. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima untuk sementara baru bisa memberikan dana senilai Rp20 juta untuk kejuaraan ini. Panitia harus lebih ulet lagi mendapatkan dana lainnya. “Namun, Insya Allah akan diusahakan lagi tambahannya,” katanya.

 

Saat itu,  dia membantah isu yang menyudutkan Pemkot Bima berkaitan dengan perusakan kantor HMI Bima dan mustahil melakukannya. “Mana mungkin pemerintah mau melakukan perbuatan keji seperti itu, jelas ini merupakan fitnah yang tidak berdasar,” katanya.

 

Dia mengharapkan semua pihak lebih percaya kepada pihak keamanan untuk mengusut tuntas kejadian itu. Apalagi, upaya serius Pemkot Bima senantiasa menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

 

Ketua panitia Kejurprov, Dr. Syachruddin, mengatakan, hampir seluruh daerah memiliki wakil yang akan bertanding dalam Kejurprov ini. Tentu saja selama berlangsung kejuaraan seluruh pemain diharapkan menjunjung tinggi sportivitas. Apalagi, tema kejuaraan itu adalah meningkatkan silaturrahmi dan sportivitas untuk berprestasi.

Katanya, dari dana yang ada masih belum cukup dan diharapkan Pemkot Bima bisa menambahnya lagi agar peserta makin bersemangat berprestasi. Kejuaraan itu diikuti peserta dari  Lombok Timur dengan 9 atlet, Lombok Utara (6 atlet), Lombok Tengah (8 atlet), Kota Mataram (6 atlet), dan Lombok Barat (3 atlet), Kabupaten Bima  (28 atlet), dan Kota Bima (70 atlet). Selain itu, Kabupaten Sumbawa Barat (25 atlet), Sumbawa (30), dan Dompu (20 atlet).

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Berita

Jakarta, Bimakini.- NTB, khususnya Pulau Sumbawa memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu contoh atau rolemodel yang visionable atau berkelanjutan. Hal itu...

CATATAN KHAS KMA

SAYA tidak punya pengalaman yang cukup untuk menulis tentang olah raga. Sejak pertama menjadi wartawan pun, saya lebih banyak menjadi wartawan bisnis, walau kadang...

CATATAN KHAS KMA

ADALAH Institut Perempuan untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI) NTB pada 7 Desember 2019 lalu, mencanangkan gerakan Save Teluk Bima. Kegiatan dua hari itu, menjadi heboh...

Olahraga & Kesehatan

Kota Bima, Bimakini.- Lima pecatur Kota Bima, Jumat (14/4), menuju  Makassar memenuhi tantangan Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Dr...

NTB

Mataram, Bimakini.- Harmoni kehidupan masyarakat Nusa Tenggara Barat dibawah kepemimpinan Gubernur Dr. TGH M Zainul Majdi atau akrab disapa TGB, terwujud dan terjaga dengan...