Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Diduga Ada Kaitan dengan Kasus Sebelumnya

Bima, Bimakini.com.-  Penangkapan KN dan YNI, yang diduga terkait terorisme, Jumat (13/4/2012) lalu di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga terkait dengan kasus sebelumnya, seperti ledakan di Pondok Pesantren Umar Bin Khattab, Juli 2011 silam.

"Peristiwa ini ada semacam rangkaian atau keterkaitan dengan ledakan di Ponpes Umar Bin Khattab, lalu isu paket bom di tempat Ustaz Syafi'i sekitar akhir Maret 2012, dan perampokan toko emas pada awal April 2012," kata pengamat politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bima, Syarif Ahmad, Sabtu (14/4/2012), di Bima seperti dilansir Kompas.com.

Syarif menilai sosok YNI dalam keseharian terlihat normal atau menjalani aktivitas biasa-biasa saja. "Saya sempat kenal dia sebagai dokter gigi, karena saya pernah menjadi pasiennya sekitar Juli 2011 lalu," kata Syarif.

Syarif berpendapat, Bima bukan daerah potensial pembibitan radikalisme atau terorisme, apalagi dijadikan tempat pelarian, karena secara kultural dalam interaksi sosial masyarakat Bima sangat terbuka.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, Najib, berpendapat, penangkapan dua tersangka di Kecamatan Rasanae Barat, itu mengindikasikan adanya jaringan terorisme di wilayah itu. (BE.19)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait