Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

HMI Sinyalir Ada Upaya Pembenturan dengan Warga

Warga Mande Blokir Jalan.

Kota Bima, Bimakini.com.- Proses pengusutan kasus perusakan dan pembakaran inventaris  sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima masih dilakukan oleh pihak Kepolisian. Namun, ada yang memicu keheranan pengurus HMI Bima. Antara lain munculnya reaksi berlebihan sebagian warga Mande  yang memblokir ruas jalan seperti pada Kamis (19/4) pagi. Mengapa?

Ketua HMI Cabang Bima, Mansyur, menduga ada upaya oknum pejabat tertentu membenturkan HMI dengan warga setempat. Kondisi itu disesalkan karena sejak awal menganggap tidak memiliki  persoalan dengan warga Mande. HMI meminta seluruh warga Mande tidak terpancing dan terprovokasi, karena diidentifikasi ada upaya oknum pejabat tertentu yang ingin membenturkan HMI dengan warga Mande.

Ditegaskannya, sejak awal HMI menyuarakan aspirasi mendesak, sekaligus mengutuk tindakan premanisme oleh sekelompok oknum preman yang diduga warga Mande, bukan menyorot warga Mande secara umum. “Untuk itu, HMI Bima hingga saat ini tidak pernah bermusuhan dan memiliki persoalan dengan warga Mande,” katanya  kepada  wartawan Kamis (19/4) sore di Kelurahan Monggonao.

Dia menyesalkan sejumlah oknum yang mengatasnamakan warga dan mengangkat sejumlah isu yang tidak sesuai dengan substansi persoalan. Seperti HMI Bima dikatakan menuding warga Mande mengambil uang sebesar Rp7 juta, itu  tidak benar. Isu itu telah dipelintir, padahal faktanya saat itu hanya menyatakan dibakar oleh oknum preman bukanlah diambil.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

 “Kalau ada bahasa kami tidak ingin berdamai sangat keliru, bagaimana mau berdamai sementara kami tidak memiliki persoalan dengan warga. Ini kan hanya ulah oknum yang ingin mengalihkan isu saja,” ujarnya.

Sekretaris Umum Badan Koordinasi (Badko) Nusa Tenggara, Mulyadin, menjelaskan semua anggota dan pengurus HMI Bima tetap fokus mendesak Polres Bima Kota menuntaskan kasus itu dan tidak akan terpancing suasana.

Kedatangan pengurus PB HMI Rabu (18/4) lalu, ujarnya, telah memberikan isyarat bahwa kasus tersebut saat ini telah menjadi perhatian nasional, sehingga akan terus dikawal sampai para pelakunya ditangkap.

Dia menyesalkan kelambanan pihak Kepolisian menuntaskan kasus itu, padahal sejumlah saksi dari HMI sudah diperiksa dan alat bukti untuk menangkap pelaku sudah ada. Bahkan, untuk menguatkan bukti tersebut telah diserahkan rekaman video yang secara jelas menunjukkan semua pelaku yang terlibat.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

 “Dalam waktu dekat semua anggota HMI seluruh Indonesia akan turun menindaklanjuti hal tersebut, jika belum juga ada perkembangan penanganan oleh Polres Bima Kota,” ujarnya. (BE.20)

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pendidikan

Dompu, Bimakini, – Upaya mencetak mahasiswa berkualitas, pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIE YAPIS Cabang Dompu menggelar Basic Training (Latihan Kader Satu (LK...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Kasus dugaan penganiayaan terjadi di persimpangan Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Senin (27/3) sekira pukul 18.30 WITA.  Oknum anggota Kepolisian Sektor...

Politik

Kota Bima, Bimakini.- Korp HMI-Wati (Kohati) HMI Cabang Bima, Kamis (23/2/2017) menggelar Latihan Khusus Kohati). Kegiatan dengan tema “Menjaga Tiang Negeri” berlangsung di Hotel...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.- PLT Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Drs Muhtar Landa menghadiri Dies Natalis HMI ke-70 di Paruga Nae Convention Hall Kota Bima,...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri menghadiri acara Dies Natalies ke-70 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima di gedung Paruga Nae Convention...