Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Masyarakat Monggonao dan Camat Mpunda Dialog Pembangunan

Masyarakat Kelurahan Monggonao  berdialog dengan Camat Mpunda, Drs. Isfahmin, di halaman kantor Kelurahan setempat, Senin (9/4). Dialog itu merupakan bentuk penyerapan aspirasi masyarakat Monggonao terhadap pembangunan wilayah setempat. Saat itu, masyarakat mengeluhkan pemerataan pembangunan dan mengaku masih ada beberapa titik jalan lingkungan yang belum dihotmix, seperti pada lingkungan lain di Kelurahan lain.

Seperti yang disampaikan beberapa Ketua RT dan Ketua RW di Kelurahan Monggonao. Mereka mengharapkan Wali Kota Bima, HM. Qurais, memrogramkan pengaspalan jakan pada beberapa titik di Kelurahan Monggonao. Selain jalan, masyarakat juga mengeluhkan minimnya saluran pembuangan sehingga hujan sebentar saja muncul genangan hingga setinggi betis orang dewasa.

Mereka mengaku salahsatu persoalan utama yang dihadapi masyarakat adalah saluran pembuangan dan mengharapkan respons positif dari pemerintah. Saat dialog itu, masyarakat menyepakati merumuskan beberapa program skala prioritas yang akan diperjuangkan bersama ke Wali Kota Bima. “Kami akan mendatangi langsung Wali Kota bersama Lurah agar dua masalah itu bisa dibantu, itu pun kalau anggaran memungkinkan. Kalau tidak kami tidak akan memaksa,” ujar juru bicara.

Menanggapi persoalan itu, Camat Mpunda mengaku seluruh aspirasi itu telah diserap dan akan menyampaikannya kepada Wali Kota. Dijelaskannya, kemungkinan dua program pembangunan infrastruktur itu sudah masuk dalam daftar Musyawarah Perencanan Pembangunan (Musrembang) tingkat Kelurahan maupun Kecamatan. “Nanti saya akan melihat kembali usulan pembangunan pada Musrembang Kecamatan, kalau belum ada kita akan sampaikan melalui surat resmi secara kedinasan,” ujarnya.

Isfahmin menduga kemungkinan lain program yang diajukan itu erhalang oleh anggaran. Diakuinya, segala sesuatu yang berkaitan dengan pembangunan harus memiliki dana yang relatif banyak, karena ada lingkungan lain juga yang harus diperhatikan oleh pemerintah. “Kita sabar saja dulu, insyaAllah Wali Kota akan mendengar dan memerhatikan aspirasi kita,” ujarnya. (BE.18)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait