Hukum & Kriminal

Puluhan Klub Motor dan Mobil Deklarasi Anti-Geng Motor

Deklarasi Anti Geng Motor.

Kota Bima, Bimakini.com.- Puluhan klub motor dan mobil, Minggu (22/4) sore, berkumpul mengikuti apel gabungan, sekaligus acara deklarasi Anti-Geng Motor di kawasan Ama Hami Kota Bima. Acara itu dihelat oleh Polres Bima Kota sebagai kampanye untuk mencegah menjurusnya pecinta motor atau anggota klub motor dan mobil di Kota Bima ke dalam geng motor, seperti yang terjadi di kota besar lainnya.

Kapolres Bima Kota, AKBP, Kumbul, KS, S.IK, SH, menjelaskan kegiatan itu merupakan langkah antisipasi dini untuk mencegah munculnya perkumpulan geng motor. Pada acara itu semua pecinta motor dan mobil sebanyak 15 klub mengkikrarkan diri selalu menjaga keamanan Kota Bima dan secara resmi menolak geng motor.

“Jadi mereka ini adalah para pecinta motor dan mobil yang antigeng motor, sebanyak 15 klub yang ikut termasuk klub ojek juga,” jelas Kumbul.

Katanya, acara itu juga bertujuan membangun kebersamaan dan persaudaraan antarsesama pecinta motor, sebagai momentum saling mengenal sehingga ketika terjadi masalah diharapkan bisa menyelesaikannya secara musyawarah.

Anggota DPR RI, Dr. Abdurrahman Abdullah, yang hadir dalam acara itu mengapresiasi Polres Bima Kota yang telah menggelar acara yang positif bagi generasi muda. Dia juga salut terhadap antusiasme pecinta motor di Kota Bima hadir dan membangun kebersamaan agar mewujudkan keamanan dan kenyamanan daerah.

Katanya, kecintaan terhadap kendaraan seperti motor dan mobil bukanlah masalah selama bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif seperti ini. Selain itu, tidak digunakan untuk membahayakan orang lain, seperti kasus geng motor yang heboh di kota besar beberapa waktu lalu.

“Saya pikir ini merupakan acara yang pertama kali di Indonesia dan Insya Allah saya akan sampaikan ke Pusat terhadap kegiatan yang positif ini,” jelas politisi Partai Demoktrat ini. (BE.20)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top