Pemerintahan

Qurais Ingatkan jangan Sok Pintar!

 

 

Inspeksi mendadak (Sidak) pada seluruh Bagian pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bima dilakukan Wali Kota Bima, HM. Qurais, Selasa (3/4). Diawali mengunjungi Bagian Humas dan Protokol, dilanjutkan ke Bagian Hukum dan Bagian lainnya. Qurais memeriksa kehadiran pegawai, berdialog, dan mengarahkannya.

Saat itu, dia meminta agar pimpinan dan bawahan sebaiknya tidak saling menutup-nutupi. Kejujuran adalah segalanya jika ingin membangun kekukuhan pemerintahan.  Jika ada sesuatu  masalah pekerjaan yang dihadapi, pimpinan maupun bawahan tidak usah gengsi atau sok pintar, namun terbuka dan membangun komunikasi untuk mencarin jalan keluarnya.

 

“Saya banyak melihat, ada pimpinan yang sok pintar, tapi tidak tahu, dan ada juga bawahan yang lebih sok pintar namun dia benar-benar tidak bisa, ini sangat menyedihkan,” ungkapnya.

 

Dia mengingatkan agar bekerja mengutamakan kejujuran, amanah, dan bertanggung jawab. Tidak memanfaatkan sesuatu yang merugikan diri sendiri dan  kepentingan umum.

 

         Qurais tidak menginginkan pegawai bekerja mengharapkan balasan dalam bentuk apapun termasuk uang, namun lebih ikhlas dan tidak memikirkannya. Jika dipikirkan saat ingin melaksanakan pekerjaan, dikuatirkan muncul perilaku koruptif. “PNS bekerja sudah digaji oleh Negara melalui uang rakyat yang bersumber dari pajak maupun sumber lainnya,” katanya.

 

     Selain itu,   katanya,  saat mengerjakan sesuatu tidak menerima amplop atau pelican. Jika menemukannya,  akan menindaknya. Kepala Bagian (Kabag) diharapkan mewariskan perilaku itu pada jajarannya sehingga terbangun komunikasi.

 

    Selain itu, dia juga mengingatkan agar lebih disiplin dan setiap saat berupaya memerbaiki diri. Menjalani sesuatu memang membosankan, namun akan lebih baik jika dilakukan ikhlas, tanpa tendensi apapun. “Hari ini harus jauh lebih baik dari hari kemarin, dan kesalahan hari kemarin bisa dijadikan pelajaran berharga untuk hari berikutnya agar tidak diulangi kembali,” ingatnya.

 

    Kepada jajarannya yang tidak hadir dan terlambat, Qurais mengimbau tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ke depan seluruh jajarannya bekerja maksimal melayani masyarakat dan membangun pemerintahan yang jujur, amanah, dan bertangung jawab. (BE.18)

 

 

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top