Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Rehab RBM SMPN 1 Wawo Capai 70 Persen

Bima, Bimakini.com.- Rehabilitasi empat lokal ruangan belajar-mengajar (RBM) SMPN 1 Wawo kini sudah mencapai 70 persen lebih. Pelaksanaan rehab berat itu mulai dikerjakan sejak 20 Maret 2012 dan direncanakan dirampungkan hingga 22 Mei mendatang. Dua dari empat ruangan itu bisa dirampungkan dalam waktu cepat dan dapat digunakan oleh peserta Ujian Nasional (UN) pada 23 April mendatang.

Namun, dua lokal lainnya belum bisa digunakan. Diperkirakan masih sedang dalam tahap perampungan hingga awal bulan Mei mendatang.

Pantauan Bimakini.com di sekolah setempat, Sabtu (14/4), pengerjaan rehab berat pada empat ruangan dan satu ruangan sebagai pengembangan. Bagian atap, seperti kayu kap, kayu usuk, dan kayu reng semuanya diganti. Demikian juga dengan atap yang semula menggunakan genteng, kini semua menggunakan seng genteng. Jendela menggunakan kaca nako diganti jendela bingkai. Semua plafon diganti secara total.

Satu ruangan kelas yang digabung dengan aula tidak lagi menggunakan pembatas tripleks, tetapi diganti menggunakan pembatas rolling yang bisa dinaikan dan diturunkan. Tidak hanya itu, tembok yang rusak diperbaiki dan diplamir.

Ketua panitia pembangunan rehab empat lokal RBM SMPN 1 Wawo, Qurais, S.Pd. Mat, mengatakan, pengerjaan rehab berat empat lokal itu menggunakan dana blog grant senilai Rp360 juta dan diswakelolakan. Rehab itu diawali dengan musyawarah bersama Komite Sekolah dan diawasi oleh guru, staf UPT Dinas Dikpora Kecamatan Wawo, dan komite. Pelaksana pembangunan dengan sistem borongan. Namun, ada satu lokal RBM sebagai lokal tambahan yakni ruangan kelas yang berfungsi ganda untuk ruangan belajar dan aula pertemuan.

“Dulu dua lokal ruangan itu dibatasi menggunakan tripleks, tetapi kini sudah dibuatkan pembatas rolling yang bisa diturunkan dan dinaikan saat acara berlangsung,” ujarnya di sekolah setempat, Jumat (13/4).

Dia mengharapkan pelaksanaan rehab bisa dirampungkan Mei mendatang. Sesuai jadwal, pelaksanaan dilakukan selama tiga bulan. Selama pelaksanaan belum ada kendala berarti, sehingga tukang bisa menyelesaikan tahapan pelaksanaan sesuai rencana.

Hal senada dikemukakan Kepala SMPN 1 Wawo, Mulyadin HAR, S.Pd, M.Pd. Saat ini jumlah siswa sebanyak 383 orang dengan 15 rombongan belajar. Namun, hingga kini baru 14 RBM yang tersedia, sehingga masih kurang satu ruangan. Jumlah ruangan itu di luar ruangan TU, ruangan Kepala Sekolah, Perpustakaan, dan Laboratorium. Menyusul rehabilitasi empat ruangan itu, maka hampir seluruh kebutuhan akan RBM terpenuhi, meski kita masih mengharap tambahan satu ruangan yang belum cukup.

“Namun, dengan pengembangan aula pertemuan menjadi dua ruangan maka diperkirakan seluruh kebutuhan rombongan belajar akan terpenuhi,” ujarnya di sekolah setempat, Jumat.Menyusul perbaikan itu, terangnya, pelayanan terhadap proses pembelajaran siswa bisa dioptimalkan. Tentu saja belajar-mengajar juga akan semakin kondusif. Apalagi, dua ruangan bisa digunakan saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) akhir April mendatang. (BE.13)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait