Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Sanggar La Diha akan Ikuti Pekan Kesenian Bali ke-34

Sanggar La Diha Desa Maria Kecamatan Wawo akan mengikuti Pekan Kesenian Bali ke-34 Tahun 2012 di Ayudya Denpasar Bali 25 Juni mendatang. Paket kesenian yang bakal dilakoni Sanggar La Dina adalah seni tari musik tradional yang dilatih khusus oleh Minarti, Ama.Pd.

Kasi Pengembangan dan Peningkatan Mutu Kesenian Taman Budaya Provinsi NTB, Budi Subiantoro, mengatakan, sebenarnya dalam pekan kesenian itu menampilkan beberapa paket, seperti seni tari musik tradisional, teather, dan seni rupa. Namun, dengan adanya program ekonomi kreatif khususnya di sektor pariwisata yang baru dibentuk tahun 2012, sehingga baru satu paket yang disertakan.

“Tahun ini kita pilih satu paket terbaik yang akan disertakan dalam Pekan kesenian Bali itu,” ujarnya di Pesanggrahan Wawo, Rabu (10/4).

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Menurut Budi, peluang untuk mengembangkan berbagai paket kesenian di Kabupaten Bima cukup banyak, seperti seni tari, musik tradisional, seperti biola, gambus, teather, seni rupa, dan lainnya. Apalagi, saat ini sudah terbentuk 35 sangar kesenian dan mulai tahun ini tersedia dana pembinaan. Namun, dana tersebut harus senantiasa berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Dana pembinaan itu untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam meningkatkan pembinaan kesenian yang ada dalam sanggar,” katanya.

Tidak hanya itu, katanya, sanggar yang ada akan terus dibina pada sanggar seni budaya bersama Taman Budaya Mataram. Karena itu, keberadaan sanggar akan terus dipantau agar terus mengembangkan kesenian tradisional. Ini dilakukan agar seni budaya tradisional tetap eksis di Provinsi NTB.

Hal senada dikemukakan Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Budaya dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Bima, Abdul Haris, S.Sos. Perkembangan seni budaya di Kabupaten Bima relatif maju dan terus berbenah untuk meningkatkan SDM, sehingga 35 sangat yang telah terbentuk akan mengembangkan kesenian khas masing-masing.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Kita berharap kerjasama dengan Taman Budaya Mataram akan meningkatkan kualitas SDM yang akan meningkatkan pengembangan seni budaya pada sanggar,” katanya di Pesanggrahan Oi Wobo, Rabu. (BE.13)

 

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

NTB

Bali, Bimakini.- Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, mengajak ummat Islam di Bali agar  terus menjaga persatuan bangsa dan merawat semangat kebhinekaan. Sebab persatuan...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Hingga saat ini, kondisi jalan lintas Tambora  dimulai dari Desa Taloko Kecamatan Sanggar hingga jalan lintas Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora   rusak parah....

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Kemerdekaan Indonesia sudah berlangsung hingga 71 tahun. Rupanya hasil pembangunan belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat. Seperti dialami masyarakat Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima....

Berita

Bima, Bimakini.- Gunung Tambora sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat dunia. Letusannya tahun 1815 mampu memengaruhi iklim dunia saat itu. Belakangan banyak wisatawan...

Berita

Bima, Bimakini.- Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima, satu di antara wilayah yang terkena dampak langsung letusan gunung Tambora tahun 1851 silam. Meski dibuat tenggelam oleh lahar...