Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

SMAN 1 Optimis Duta Cerdas-Cermat Empat Pilar Unjuk Prestasi

Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Bima, Drs. HM. Jafar, optimis duta sekolah mampu meraih hasil terbaik pada lomba Cerdas-Cermat Empat Pilar Berbangsa. Kemampuan siswanya meraih juara pertama tingkat Provinsi NTB dan bertarung pada tingkat nasional merupakan sesuatu yang luar biasa, mengingat kemampuan peserta lain juga tidak kalah hebatnya.        

Pada babak final yang dihelat Minggu (8/4) sore, duta SMAN 1 Kota Bima meraih juara pertama setelah mengalahkan saingannya dari daerah lainnya di NTB.

Untuk menghadapi lomba tingkat nasional, Jafar mengaku sepuluh siswanya itu langsung menghadapi pembinaan. Saat ini pembinaan inti bukan lagi ditangani sekolah, namun oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB. Namun, untuk memaksimalkan persiapan, sekolah juga akan turut ambil bagian untuk melakukan pembinaah, bahkan Jafar berjanji akan mendatangkan pembina dari luar sekolah. “Kami bangga prestasi ini, kami optimis mampu meraih yang terbaik pada lomba yang diselenggarakan oleh DPR-MPR RI ini,” ujarnya Senin (9/4) melalui telepon seluler.

Jafar mengaku prestasi itu bukan semata-mata milik SMAN 1, namun seluruh masyarakat Kota Bima. Prestasi itu merupakan kado untuk Hari Jadi ke-10 Kota Bima. “Ini kado terindah yang kami persembahkan untuk Kota Bima,” ujarnya.

Berkaitan dengan itu, Jafar meminta dukungan masyarakat Kota Bima agar duta SMAN 1 yang berlaga di tingkat nasional beberapa minggu ke depan bisa meraih hasil maksimal. Tidak hanya itu, dia juga mengharapkan dukungan dari Dinas Dikpora dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima untuk memberikan penghargaan kepada sepuluh siswanya sebagai bentuk motivasi.

Dia mengaku keberadaan sepuluh siswanya di Kota Bima hanya beberapa hari saja, kemudian kembali ke Mataram untuk mengikuti pembinaan. Peserta yang mewakili NTB tersebut bukan lagi menjadi tanggungjawab sekolah dan Dinas Dikpora Kota Bima seperti sebelumnya saat mengikuti lomba di tingkat Provinsi.

Jafar mengingatkan duta lomba itu  agar tidak berbangga hati terhadap prestasi yang diraih, karena tantangan yang lebih sulit akan dihadapi. “Juara bukanlah target kami, yang penting pemahaman siswa dan mutunya yang kami cari, tapi berkat keduanya itu, siswa kami bisa menjadi yang terbaik,” katanya. (BE.18)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait