Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

SMPN 2 Wawo Helat Zikir dan Doa

Bima, Bimakini.com.- Sebanyak 100 siswa, guru dan orangtua siswa SMPN 2 Wawo, Jumat (20/4), larut dalam zikir dan doa. Kegiatan itu untuk menyongsong Ujian Nasional (UN) yang serentak dilaksanakan secara nasional, Senin (23/4) mendatang.

Zikir dan doa yang dipandu Kepala SMPN 2 Wawo, Junaidin, S.Pd, HM Nasir Ali, Kepala TU SMPN 2 Wawo, Ibrahim itu, berlangsung khidmat.

Kepala SMPN 2 Wawo, Junaidin, S.Pd, mengatakan, prosesi zikir dan doa bersama tersebut sebagai bentuk penyerahan diri siswa, guru, dan orangtua siswa kepada Allah setelah  berikhtiar melalui proses belajar mengajar dari kelas I hingga kelas III. “Kita bermunajat kepada Allah semoga anak-anak yang mengikuti UN nanti tidak ada halangan dan bisa lulus semua,” ujarnya usai zikir dan doa bersama di sekolah setempat, Jumat.

Kegiatan seperti itu, kata dia, baru pertamakali digelar, karena disadari UN tahun ini berbeda jauh dari tahun lalu. Apalagi, paket soal yang diberikan berbeda dari tahun sebelumnya dengan pengawasan ketat.

“Kita semua kuatir hasil UN nanti kurang memuaskan. Karena itu, kita pasrahkan kepada Allah dan bermunajat agar siswa dimudahkan untuk menjawab soal. Tentu saja kita berharap bisa lulus seratus persen,” katanya.

Hal senada dikemukakan Kepala TU SMPN 2 Wawo, Ibrahim. Zikir dan doa itu bukan hanya dari peserta UN, tetapi juga seluruh siswa, orangtua siswa dan guru. Selama prosesi zikir dan doa, peserta tawadu menundukan wajah, sembari mengakui berbagai kesalahan selama ini, lalu menengadahkan tangan kepada Allah agar anak-anak peserta UN diberi kemudahan menjawab soal dan bisa lulus semua. Kata Ibrahim, ada empat komponen yang paling kuatir menghadapi UN kali ini, yakni siswa yang sudah berjuang maksimal dari kelas I hingga kelas III, kemudian guru yang telah mengajarkan berbagai materi hingga les, orangtua siswa yang mengeluarkan dana dan tenaga untuk mendorong anak mereka agar berhasil, dan kepala sekolah.

“Intinya kita semua kuatir jika banyak anak yang gagal lulus UN. Karena itu kita bersungguh-sungguh bermunajat kepada Allah agar bisa lulus semua,” katanya. (BE.13)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Berita

Jakarta, Bimakini.- NTB, khususnya Pulau Sumbawa memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu contoh atau rolemodel yang visionable atau berkelanjutan. Hal itu...

CATATAN KHAS KMA

  NAMANYA Tengku Jubair. Rasanya agak asing juga, ada orang Bima yang yang namanya seperti itu. Anda tahu, nama itu biasanya dipakai oleh bangsawan...

CATATAN KHAS KMA

SEPERTI biasa, Ahad saya kerap mengikuti jalan pagi bersama Sahabat HMQ di bukit Jatiwangi. Keliling bukit dengan udara segar, pastilah sehat bagi kesehatan. Begitu...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Rehabilitasi Masjid Besar Nurul Hidayah Kecamatan Wawo masih membutuhkan dana sekitar Rp150 juta. Rinciannya,  pembelian kubah jadi sekitar Rp90 juta dan bagian...

Hukum & Kriminal

Kota Bima, Bimakini.-  Jajaran Polres Bima Kota berhasil mengamankan kendaraan yang mengangkut pupuk bersubsidi, Senin (26/9) di Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Pupuk itu...