Pendidikan

SMPN 2 Woha Optimis Raih Target UN

Bima, Bimakini.com.- Sejak Senin (23/4) sebanyak 154 siswa dari 156 daftar peserta Sekolah Menengah Pertama Negeri  (SMPN) 2 Woha Kabupaten Bima mengikuti Ujian Nasional (UN). Dua siswa absen, karena  hamil dan tidak berniat melanjutkan sekolah.

     Kepala SMPN 2 Woha, Sumadi, S.Pd, mengaku, sejak hari pertama pelaksanaan ujian di sekolah setempat berlangsung tertib dan lancer. Tidak ada persoalan distribusi soal maupun masalah teknis saat pelaksanaan ujian, kendati tidak ada tim independen yang memantau. “Alhamdulillah pelaksanaan ujian lancar saja, tidak ada kendala sedikit pun, karena Kepala Dinas juga sempat memantau. Sudah komitmen kami juga melaksankaan ujian yang bersih dan akuntabel,” katanya di SMPN 2 Woha, kemarin.

     Kendati tidak ada tim independen dari perguruan tinggi atau lembaga lain, pelaksanaan ujian tetap diawasi secara silang melibatkan sekolah lain. Selain itu juga dipantau tim dari aparat Kepolisian Sektor setempat. “Pelaksanaannya betul-betul murni karena juga ikut diawasi Bapak-Bapak dari Kepolisian,” katanya.

     Dikatakan Sumadi, sebelum mengikuti ujian, sejak Januari hingga dua pecan menjelang UN, siswa digenjot bimbingan melalui tambahan jam pelajaran. Selain itu sekolah juga sudah melaksanakan ujicoba (try out) hingga tiga kali. Hasilnya, 85 persen siswa menjawab soal secara tepat. “Kami juga rutin mengevaluasi setiap uji coba, sehingga Alhamdulillah grafiknya meningkat. Sebelumnya, siswa kami arahkan membentuk kelompok belajar,” katanya.

     Selain menggenjot kemampuan akademik siswa, sebelum ujian sekolah menyiapkan mental siswa dengan melaksanakan zikir dan doa bersama. “Sebelumnya kami sudah dua kali desiminasi, kami selalu berkoordinasi dengan orangtua siswa, karena kami akui tanpa partisipasi banyak pihak maka sulit mengharapkan hasil optimal,” katanya.

    Ditambahkannya, kendati saat ini siswa kelas III sedang menghadapi ujian, proses Kegiatan Belajar-Mengajar (KBM) siswa kelas II dan I tetap dilaksanakan seperti biasa. “Ujian hanya menggunakan delapan kelas, sehinga KBM kelas satu dan dua tetap dialsakanakan,” katanya. (BE.17)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
To Top