Hukum & Kriminal

Ulama: Selesaikan Kasus HMI dengan Keimanan!

Kota Bima, Bimakini.com.- Ini harapan tokoh agama Kota Bima soal ketegangan pascaperusakan sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima. Masyarakat Kelurahan Mande diharapkan menyelesaikan segala masalah dalam semangat keimanan dan akidah. Seperti harapan HM. Adnin, SQ, MPd.I.

Katanya, persoalan yang dihadapi HMI sudah makin membesar dan dikuatirkan akan menimbulkan perpecahan di antara umat Islam. “Saya merasa sedih jika antara umat Islam sudah saling menuding, menuntut dan saling menghujat, ini adalah musibah bagi kita semua umat Islam dan kita perlu malu terhadap persoalan ini,” ujarnya Jumat (13/4) di MAN 2 Kota Bima menanggapi semakin melebarnya kasus perusakan secretariat HMI Bima akhir Maret lalu.

Persoalan yang membelit HMI dengan berbagai pihak, disarankannya, sebaiknya dituntaskan dengan jalan damai (islah), karena HMI dan masyarakat Mande juga adalah umat Islam. Sangat indah jika persoalan yang dihadapi itu dituntaskan dengan landasan keimanan dan akidah.

Diingatkannya, bahwa Islam sangat membenci perpecahan dan permusuhan, apalagi persoalan HMI dengan masyarakat Mande melalui aksi demo beberapa waktu lalu dikuatirkan memicu perpecahan di antara umat Islam.

Tokoh agama Islam, H. Ahmad, S.Ag, meminta sebaiknya persoalan HMI dengan masyarakat Mande yang kian memanas diselesaikan dengan duduk bersama mencari solusi terbaik. Memanasnya hubungan HMI dengan masyarakat Mande akan menyebabkan oknum tertentu tertawa. Jika disadari saat ini umat Islam sedang diadudomba dengan perpecahan.

“Saya sedih jika ini terus berlanjut, ini antara sesama Islam, seharusnya kita malu, di luar sana kita ditertawakan, tapi kita tidak menyadarinya,” ungkapnya.

Ketua terpilih Majelis Ulama Indonesaia (MUI) Kota Bima, Drs. H. Taufikuddin Hamy, mengatakan tidak ada untungnya saling menuding, menghujat, dan memrovokasi di antara umat Islam, karena itu dilarang oleh agama. MUI siap memfasilitasi segala persoalan yang terjadi demi membangun umat untuk lebih baik. Namun, dia mengingatkannya semua pihak harus mengedepankan keimanan dan akidah, bukan sikap emosional dan hawa nafsu, karena yang demikian digerakkan oleh syaitan laknatullah.

Dia mengajak umat Islam Kota Bima agar bisa hidup berdampingan, tidak saling memrovokasi, menghujat dan bermusuhan karena Islam itu satu kesatuan utuh. Dia mengharapkan agar umat Islam Kota Bima bisa mengedepankan keimanan dan akidah dalam menyelesaikan setiap persoalan. (BE.18)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top