Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Bupati: Sarjana harus jadi Pilar Baru Pembangunan

Dompu, Bimakini.com.- Ini harapan Bupati Dompu, Drs. H. Bambang kepada para mahasiwa yang baru diwisuda. Mereka diharapkan menjadi  pilar baru bagi pembangunan dan kemajuan Dompu.   Harapan itu disampaikan Bupati saat acara wisuda kedelapan sarjana strata satu (S1) Manajemen STIE Yapis Dompu, Senin (14/5) di gedung Sama Kai.

Selain itu, Bupati mengapresiasi orangtua wisudawan yang mampu mengawal penyelesaian studi anak-anaknya. “Diharapkan mahasiswa yang diwisuda ini menjadi pilar baru pembangunan Dompu,” ujarnya.

    Bupati meminta ketika menyandang status sarjana, pola pikir berbeda dengan sebelumnya.  Perubahan pola pikir itu sangat penting dalam rangka memanifestasikan ilmu pada masyarakat. Perubahan lainnya adalah kemampuan mengaplikasikan ilmu sehingga bermanfaat. “Termasuk pola pikir untuk mencari kerja dan berusaha,” ujarnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

      Oleh karena itu, Bupati meminta sarjana baru mampu menerjemahkan berbagai kemungkinan yang terjadi. Contohnya aat ini transaksi perdagangan di bursa saham Indonesia pada tahun 2011 mencapai 34 miliar Dollar/tahun. Namun, tidak pernah  dibayangkan bahwa transaksi itu 30 persen di antaranya dilakukan oleh orang Indonesia mencapai Rp100 triliun/tahun.

       Dari gambaran seperti itu, katanya, terbuka hati dan mata bahwa lapangan kerja itu bukan hanya sektor pemerintahan, namun lebih banyak ke sektor nonformal.

       Saat ini saja, ujarnya, endudukan Indonesia yang bekerja pada sektor formal hanya 10 persen, sedangkan sektor nonformal seperti pelaku usaha, UKM, dan bisnis yang mencapai angka 54 persen. “Apakah kita mau menunggu lapangan kerja atau kita sendiri yang ciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

       Apalagi, saat ini pemerintah telah menetapkan moratorium perekrutan PNS, karena sudah terlalu banyak.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

        Mengenai lapangan kerja, Bupati mendorong para sarjana menciptakan peluang lapangan kerja sendiri, apalagi di Dompu saat ini ada program Pijar. Saat ini jagung pada lahan sekitar 31 hektare sedang dipanen, satu hektare menghasilkan 7, ton sehingga Dompu menghasilkan uang dari hasil jagung setiap tahun sekitar Rp400 miliar. “Ini peluang bagi para pencari kerja untuk memanfaatkannya dengan membuka berbagai usaha,” ujarnya. (BE.15)

 

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima optimis realisasi kemajuan fisik proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Bima tahun anggaran 2017  mencapai 90 persen hingga akhir Desember...

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.- Ulet Jaya Bima (UJB) siap ambil bagian pada kegiatan Festival Budaya Keraton Bima. Kesiapan itu disampaikan ketika Owner UJB, Iman Soryo...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima mengumumkan Rabu (15/2/2017) libur. Hal itu menyusul adanya Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) dan Reformasi Birokrasi (RB)...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Mahasiswa pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB), Rismunandar Iskandar menulis surat di laman Facebooknya. Surat itu ditujukannya pada Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Kegiatan pencetakan sawah baru di So Mboda Rato Desa Rato Kecamatan Bolo, diklaim dari dana aspirasi anggota DPRD Kabupaten Bima, Ahmad Dahlan,...