Hukum & Kriminal

Diteriaki Maling, Mahasiswa Dihajar

Kota Bima, Bimakini.com.- Remaja asal lingkungan Bara Kelurahan Paruga, Fatur (18), Selasa (29/5) pagi dihajar massa di Kelurahan Sadia. Untungnya aparat Kepolisian cepat tiba di lokasi dan mengamankan mahasiswa STKIP Bima itu, sehingga lukanya  tidak terlalu parah.

Sebelumnya, massa mengubernya karena ada yang meneriaki maling. Rasa penasaran  bercampur kesal menyebabkan remaja itu  menjadi target incaran.

Bagaimana kronologisnya? Saat dikonfirmasi wartawan, Fatur mengaku dihajar massa karena diteriaki maling oleh warga yang mengejarnya usai menabrak bocah di depan SMAN 4 Kota Bima. Akibat luapan emosi warga itu, jidat bagian kanannya bocor dan lutut kirinya terluka saat terjatuh dari sepeda motor.

Diceritakannya, kejadian itu bermula usai mengurus Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) adiknya di SMAN 4 Kota Bima. Saat keluar di depan sekolah, tiba-tiba seorang bocah melintas. Sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarainya tidak mampu dikontrol lagi, sehingga terpaksa menabraknya.

Setelah itu, katanya, panik karena melihat seorang pemuda di pinggir jalan memegang parang sehingga berlari dan berniat mengamankan diri Polsek Rasanae Barat. Namun, niat itu rupanya tidak kesampaian karena beberapa warga yang melihat ikut mengejar sambil meneriakinya maling.

“Orang yang berlari mengejar saya semakin banyak, karena mereka meneriaki saya maling,” ceritanya di Sat Lantas Polres Bima Kota.

Teriakan warga itu, lanjutnya, menyita perhatian warga lainnya sehingga tepatnya di depan Kantor BKKBN Kota Bima sejumlah warga menghadangnya. Karena panik,  terjatuh dari sepeda motor sehingga warga menghajarnya. Tidak hanya itu, seorang warga dalam bemo juga sempat melemparnya dengan batu sehingga jidatnya bocor dan berdarah.

Kasat Lantas Polres Bima Kota melalui Kanit Laka, Bripka I Gusti Lanang, membenarkan kronologis yang diceritakan korban itu. Katanya, saat menerima laporan anggota Kepolisian langsung ke lokasi tepat ketika massa menghajarnya, sehingga korban bisa tertolong dan tidak terluka parah.

Keluarga bocah, Nafisah (6), korban tabrakan asal Kelurahan Penatoi juga sudah mengajukan laporan tentang kecelakaan itu. Kini, sepeda motor yang menabrak sudah diamankan dan pengendaranya dimintai keterangan. (BE.20)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top