Connect with us

Ketik yang Anda cari

Ekonomi

DKP Bima Gelar Bimtek dan Sosialisasi KUB

Bima, Bimakini.com.-   Pemerintahan Kabupaten Bima melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima, menyosialisasi bimbingan teknis (Bimtek) dan pembentukan Forum Kelompok Usaha Bersama (KUB), Pengembangan Usaha Mina Perdesaan (PUMP) Perikanan Tangkap DKP Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2012, Senin (30/4).

Kegiatan yang dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kelautan dan Perikanan Kecamatan Woha itu, diikuti anggota KUB, seluruh kepala lingkungan wilayah pesisir se-Kabupaten Bima, dan Ketua KUB perikanan tangkap tahun 2012.

Kepala DKP Kabupaten Bima, Ir. H. Abidin Hamzah, mengatakan, kegiatan itu bagian dari  program usaha mandiri melalui pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPdes). Substansinya, melaksanakan bantuan modal usaha dan menumbuh-kembangkan perikanan tangkap. “Artinya,bantuan tersebut difokuskan bagi masyarakat  pesisir,” katanya di UPTD setempat, Senin (30/4).

                Menurutnya, tujuan dilaksanakan  program PUMP, untuk meningkatkan kemampuan KUB Mandiri dalam mengembangkan usaha produktif.Selain itu, meningkatkan kewiraswastaan nelayan dalam anggota kelompok usaha. Biaya operasional untuk pengadaan sarana tangkap ikan diberikan maksimal 20 persen. Biaya itu, diperuntukan bagi BLM dan PUMP perikanan tangkap  tahun 2012. “Berupa pembelian BBM, pelumas,dan perbengkelan,” ujarAbidin.

      Dijelaskannya, untuk menentukan KUB yang diidentifikasi dan diseleksi oleh  PPTK penyuluh, diusulkan oleh kepala dinas dengan kriteria yang telah ditetapkan. Berdasarkan perengkingan dan verifikasi bagi calon penerima, tahun ini terdapat 10 orang. “Tahun2011 lalu, terdapat sejumlah 11 orangdengan anggaran satu miliar,”terangnya.

     Abidin menambahkan, KUB penerima dana antara lain, KUB Bahtera Samudra, Putri Widari, Nisa Beang, Pantai Wane, Toro Due, Nelayan Gun Sidro, Doro Aburi, Nunga Wanda, Bondang Jaya,dan Samudra Keadilan.  Selain itu, Desa Poja, Dumu, Waduruka, Tolotangga, Kawinda naE, Bajo, Kawinda toi, Kore,dan Bontokape. “Prosesnya diusulkan kepala dinaske provinsi, kemudian dilanjutkan ke Direktur Jendral (Ditjen) untuk mendapatkan kepastian,”katanya.

    Diharapkannya, pengunaan dana tersebut sesuai prosedur dan mekanisme. Dana itu, sebagi modal anggota untuk rencana usaha bersama yang dikirim melalui rekening bank. Untuk pengambilannya, harussesuai kebutuhan yang disepakati pada rapat pengurus anggota.

Selain itu,penerimaan dana harus ada Bendahara dan rekomendasi tim teknis. “Supaya anggaran tersebut terarah dalam pengunaannya,”tandas Abidin.(K.01)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

CATATAN KHAS KMA

SAYA belum pernah alami ini: handphone tidak bisa dipakai karena panas. Bukan hanya sekali, Tetapi berkali-kali. Juga, bukan hanya saya, tetapi juga dua kawan...

CATATAN KHAS KMA

CATATAN Khas saya, Khairudin M. Ali ingin menyoroti beberapa video viral yang beredar di media sosial, terkait dengan protokol penanganan Covid-19. Saya agak terusik...

Berita

SEPERTI biasa, pagi ini saya membaca Harian  BimaEkspres (BiMEKS) yang terbit pada Senin, 10 Februari 2020. Sehari setelah perayaan Hari Pers Nasional (HPN). Mengagetkan...

CATATAN KHAS KMA

ADALAH Institut Perempuan untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI) NTB pada 7 Desember 2019 lalu, mencanangkan gerakan Save Teluk Bima. Kegiatan dua hari itu, menjadi heboh...

Berita

SEMUA yang bernyawa pasti akan mati sebagaimana firman Allah: “Dan sekali kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila telah datang waktu kematiannya, dan Allah...