Pendidikan

Dua Siswa SMPN 1 Wawo Nominasi Duta Olimpiade MIPA/IPS

Bima, Bimakini.com.- Dua siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Wawo, masuk nominasi sebagai duta Kabupaten Bima pada Olimpiade MIPA dan IPS Provinsi NTB. Mereka adalah Putri Nur Ahdiah meraih peringkat kedua Kabupaten Bima dalam bidang Matematika, sedangkan Bunga Ramdiani meraih peringkat keempat bidang Biologi.

Wakil Kepala SMPN 1 Wawo Bidang Kesiswaan, Ikra, S.Pd, mengatakan, keberhasilan dua siswa itu merupakan  hasil perjuangan keras guru pembina Matematika, Sri Nur Jintan, S.Pd dan Samarkandi, S.Pd. Selain itu, guru pembina Biologi, Eddy Ilhamsyah, S.Pd yang pernah meraih prestasi pada lomba inovasi pembelajaran tingkat nasional telah menorehkan beberapa kali siswa SMPN 1 Wawo pada berbagai lomba olimpiade MIPA dan Pasiad.

    “Dua siswa yang berhasil ini terus digodok untuk kembali meraih prestasi di tingkat Provinsi NTB hingga nasional. Kita berharap bukan saja mampu mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Bima, tetapi juga Provinsi NTB,” katanya di sekolah setempat, Selasa (29/5).

    Keberhasilan siswa selama ini, kata dia, merupakan hasil program penjaringan siswa cerdas melalui beberapa tahap. Kepala SMPN 1 Wawo, Mulyadin HAR, S.Pd, M.Pd, senantiasa merespons positif keinginan guru untuk meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik. Bahkan, disiapkan anggaran khusus untuk peningkatan prestasi siswa di sekolah. Setiap tahun penjaringan dan pengayaan siswa berprestasi dilakukan.

    Pada tahap pertama penjaringan, kata Ikra, masing-masing siswa berprestasi dijaring 50 siswa, kemudian pada tahap kedua disaring menjadi 10 siswa terbaik pada setiap bidang lomba, dan tahap akhir dijaring lagi hingga mendapatkan lima siswa terbaik yang disiapkan untuk  mengikuti lomba.

    “Maka tidak heran jika setiap tahun SMPN 1 Wawo masuk tiga besar tingkat Kabupaten Bima dalam lomba Olimpiade MIPA dan Pasiad,” katanya.

    Hal senada dikemukakan Koordinator Pembina Bidang Studi Lomba SMPN 1 Wawo, Qurais, S.Pd. Mat. Tahun ini, pihak sekolah menerapkan pembinaan pada semua pelajaran dan akan  dilombakan di sekolah. Sebagai persiapan awal untuk mengikuti lomba, digelar lomba cerdas-cermat semua pelajaran. Tidak hanya itu, ada lomba cerdas-cermat khusus mata pelajaran Matematika.

    “Agar lebih mematangkan siswa peserta lomba kita upayakan guru pembina melakukan pembinaan dua hingga tiga kali seminggu. Tradisi itu sudah diterapkan sejak lama dan alhamdulillah berhasil menempatkan sekolah ini unggul bersama beberapa sekolah unggul lainnya,” katanya.

    Dia mengharapkan tahun ini siswa yang berhasil lebih bersungguh-sungguh lagi dalam menyiapkan diri menghadapi olimpiade tingkat Provinsi NTB beberapa bulan mendatang. (BE.13)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top