Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

HMI Bima Siapkan Satu Saksi Baru

Kota Bima, Bimeks.- Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima kini menyiapkan satu saksi baru untuk menguatkan keterangan kasus penganiayaan anggota dan pembakaran aset secretariat, bulan lalu. Hal itu sebagai jawaban atas permintaan pihak Kepolisian Bima Kota yang menyatakan masih kekurangan saksi untuk memroses kasus heboh itu.

Ketua HMI Cabang Bima, Mansyur,S.Sos, kepada wartawan, Selasa (1/5) sore, menyatakan saksi baru itu akan menemuin penyidik Sat Reskrim Polres Bima Kota  agar bisa membantu proses penyelidikan, termasuk membeberkan semua isi rekaman video yang diserahkan sebelumnya. Dalam kasus itu tidak hanya dua orang saja, tetapi sejumlah oknum ikut terlibat.
“Hal yang pasti HMI tetap berkomitmen untuk menuntaskan kasus itu hingga para pelaku bisa dijerat hukum,” tegasnya di Kelurahan Monggonao.
     Sekretaris Umum HMI Cabang Bima, Amiruddin menjelaskan, komitmen untuk mengawal kasus itu sebagai bentuk  penghargaan terhadap proses hukum. Hal yang perlu dicatat hingga hari ini mereka tidak pernah merasa bermusuhan dengan warga Mande, melainkan hanya menuntut para oknum kejahatan itu saja supaya tidak dibiarkan kebal hukum.

Untuk membuktikan tidak ada masalah dengan warga, jelasnya, Selasa (1/5) memenuhi undangan DPRD Kota Bima yang ingin menfasilitasi pertemuan dengan warga Mande atas permintaan sejumlah tokoh masyarakat. Meskipun saat itu warga Mande tidak ada satu pun yang hadir.

Hal itu dilakukan, ungkapnya, untuk menghargai keinginan warga sekaligus inisiatif dari DPRD Kota Bima yang ingin menfasilitasi pertemuan. Dalam pertemuan itu, mereka diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Ferri Sofyan, SE.

Saat itu, meminta agar HMI senantiasa menjaga stabilitas kota sambil menunggu proses hukum yang sedang berlangsung.
“Kami sudah menyampaikan kalau HMI tidak pernah memiliki masalah dengan warga Mande sebagaimana yang disampaikan warga sebelumnya,” jelas Amirudin.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Menurutnya, gerakan mereka selama ini hanya mendorong penuntasan proses hukum  terhadap para pelaku penganiayaan, penyerangan dan pembakaran inventaris sekretariat yang kebetulan berada di Kelurahan Mande, juga bukanlah mengusik warga. Sebab, sepanjang berdirinya HMI selalu “bergandeng tangan” dengan masyarakat dalam setiap persoalan apapun.

Untuk itu, dia mengimbau seluruh komponen masyarakat Kota Bima agar mendorong proses hukum kepada siapapun yang melakukan tindak kejahatan. Pihak DPRD juga dimintanya bekerja sama menyatukan persepsi dalam menjunjung tinggi proses hukum.

Dalam waktu  tidak lama lagi, katanya, HMI juga akan memberikan keterangan tambahan tentang sejumlah oknum lain yang ikut terlibat untuk membantu penyelidikan Kepolisian, termasuk indikasi keterlibatan supir Wakil Wali Kota Bima seperti yang terekam dalam video. (BE.20)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

CATATAN KHAS KMA

SAYA belum pernah alami ini: handphone tidak bisa dipakai karena panas. Bukan hanya sekali, Tetapi berkali-kali. Juga, bukan hanya saya, tetapi juga dua kawan...

Pendidikan

Dompu, Bimakini, – Upaya mencetak mahasiswa berkualitas, pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIE YAPIS Cabang Dompu menggelar Basic Training (Latihan Kader Satu (LK...

CATATAN KHAS KMA

CATATAN Khas saya, Khairudin M. Ali ingin menyoroti beberapa video viral yang beredar di media sosial, terkait dengan protokol penanganan Covid-19. Saya agak terusik...

Berita

SEPERTI biasa, pagi ini saya membaca Harian  BimaEkspres (BiMEKS) yang terbit pada Senin, 10 Februari 2020. Sehari setelah perayaan Hari Pers Nasional (HPN). Mengagetkan...

CATATAN KHAS KMA

ADALAH Institut Perempuan untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI) NTB pada 7 Desember 2019 lalu, mencanangkan gerakan Save Teluk Bima. Kegiatan dua hari itu, menjadi heboh...