Hukum & Kriminal

Kasus Narkoba Marak, Kewaspadaan mesti Ditingkatkan

Kota Bima, Bimakini.com.- Mencuatnya kasus Narkoba sepekan terakhir di Kota Bima, merupakan catatan penting bagi semua pihak agar meningkatkan kewaspadaan. Hal itu  bahaya barang haram itu selalu mengintai dan membuka peluang untuk siapa saja yang mudah terjerat dan terbujuk rayuan kenikmatan sesaat.

Demikian disampaikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima, Burhan, kepada Bimakini.com, Selasa (15/5).

Menurut Burhan, peran Kepolisian memang sangat penting dalam menyempitkan gerak para pengedar dan mafia Narkoba tersebut. Namun, hal yang lebih penting lagi dari sekadar meningkatkan keamanan adalah peran para orang tua dalam membina dan mengawasi pergaulan anak-anak.

Katanya, pihak yang menjadi korban Narkoba selama ini rata-rata adalah para pemuda yang sebagian besar masih berstatus mahasiswa. Setelah itu, peran ulama dan tokoh agama hendaknya dimaksimalkan dalam pencerahan spritual dan keagamaan kepada masyarakat.

“MUI dan tokoh agama harus selalu terjun ke masyarakat menggelar kegiatan keagamaan dan tidak sebatas ceramah dimasjid saja, sehingga bisa menyentuh semua golongan terutama para pemuda,” kata mahasiswa Fakultas Tarbiyah ini.

Selanjutnya, kata dia, peran masyarakat dan pemerintah kelurahan hingga tingkat RT harus diefektifkan, terutama pada beberapa wilayah padat mahasiswa dan kos. Bukan rahasia lagi, sejumlah kasus terungkap dan berawal dari kos karena tingkat pengawasan kurang.

    “Tidak hanya kasus Narkoba, tindakan asusila dan praktik amoral juga banyak terjadi di kos-kosan, sehingga peran pengawasan sangatlah diperlukan,” harapnya. (BE.20)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top