Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Konflik itu Sunnatullah, tapi Harus Dikelola Baik

Kota Bima, bimakini.com.- Konflik itu tidak akan pernah hilang dan akan terus ada sepanjang sejarah manusia. Konflik itu sendiri dapat dibagi dua, vertikal dan horizontal.  Dalam sejarah penciptaan manusia, konflik vertical sudah ada, yakni ketika malaikat memerotes Tuhan mengapa menciptakan manusia yang akan membuat kerusakan di Bumi.

“Demikian juga dengan konflik horizontal mulai ditunujukkan oleh anak Adam, Habil dan Kabil. Pembunuhan oleh saudara. Justru dengan adanya konflik itu, maka manusia harus mampu mengelolanya,” ungkap kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia, Syarif Ahmad, MSi, saat acara Diskusi Publik Sehari dengan tema “Mengurai Akar Konflik dan Solusi Pencegahan Unjuk Rasa Anarkis, oleh GP Ansor Kota Bima, di Arema Raya, Rabu (23/5).

Lebih lanjut, Syarif menjelaskan, perbedaan sebagai sumber konflik haruslah diselesaikan dengan cara-cara bijak. Yakni dengan mengutamakan dialog dengan saling menghargai perbedaan satu dengan lainnya. Diperlukan adanya ruang pertemuan untuk membahas peredaan antara satu dengan lainnya.

Aksi unjuk rasa oleh kalangan muda, kata dia, bagian dari peran control terhadap persoalan yang ada. Hanya saja, diingatkannya jangan hanya sekedar ikutan aksi, tanpa memahami persoalannya. Disarankannya, jika menggelar unjuk rasa menguasai isu yang akan disampaikan. “Justru fatal jika tidak menguasai isu,” ungkapnya.

Asisten III Setda Kota Bima, H Syahrullah, SH, MH, mengapresiasai kegiatan yang dilakukan oleh GP Ansor Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, akan mendukung kegiatan seperti ini, apalagi dengan mempertemukan semua element yang ada.

Dia mengajak untuk lebih mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Kearifan seperti itu telah lama ada di masyarakat.

Diskusi sehari tentang mengurai akar konflik tersebut berjalan cukup alot. Diskusi dibagi dalam dus sesi. Sesi pertama menghadirkan dua pembicara, yakni Kabag Ops Polres Bima Kota, Kompol Nasution, dari akademisi Syarif Ahmad, MSi yang dipandu Al Imran, SH. Sesi keddua yang dipandu Dzul Amirulhaq, menghadirkan pembicara, Ir Khairudin M Ali, MAP dan Syarifudin Lakuy, SH, Ketua DPD KNPI Kota Bima. (BE.16)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Opini & Sudut Pandang

Oleh: Khairudin M. Ali*) SAYA sebenarnya sudah lama memprediksi dan mengingatkan semua pihak, sebelum ribut-ribut media mempersoalkan kerja sama dengan pemerintah seperti yang terjadi...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Bima merupakan daerah dengan tingkat kriminalitas tinggi. Hal itu disampaikan Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Umar...

Hukum & Kriminal

Dompu, Bimakini.- Situasi kondusif sangat dibutuhkan dalam kegiatan pembangunan. Bila pembangunan baik, maka demikian juga dengan situasi keamanan. Untuk menangani konflik, dibutuhkan sinergitas semua...

Dari Redaksi

ADA satu pertanyaan yang selalu mengemuka di tengah dinamika kehidupan sosial kita. Mengapa konflik antarkelompok warga selalu muncul di Dana Mbojo? Pertanyaan yang selalu...

Hukum & Kriminal

Kota Bima, Bimakini.- Konflik yang muncul selama ini, tidak terjadi begitu saja, namun dipengaruhi sejumlah aktor. Konflik di Bima juga selalu muncul, karena program...