Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Panitia MTQ Sambinae Akui Keliru

Kota Bima, Bimakini.com.- Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kelurahan Sambinae Kota Bima mengakui keliru mencoret cabang lomba Kaligrafi Mushaf putri, sehingga berujung pemberian amplop kosong pada tiga peraih juara. Selain, mengakui memang terjadi kesalahan koordinasi dengan Seksi Musabaqah.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Panitia, Amirudin didampingi Sekretaris Panitia, Abdul Farid dan Lurah Sambinae, Imam Ardi Santoso, S.STP, Jumat (11/5) sore.

Amirudin mengaku pemberian tiga amplop kosong itu bukanlah atas dasar niatan tidak ingin memberikan hadiah. Namun, memang terjadi kesalahan pencoretan karena terburu-buru menjelang penutupan. Data nama peserta yang juara terlambat diserahkan oleh Seksi Musabaqah, sehingga terlambat dicocokan dengan data panitia.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Sebelumnya kita sudah menyiapkan semua hadiah untuk semua cabang lomba menyusul kesalahan pencoretan itu, sehingga hadiah berupa uang yang tadinya untuk tiga juara itu sudah ditambahkan kepada juara cabang lomba lain,” paparnya di kantor Kelurahan Sambinae.

Mengetahui terjadi kekeliruan itu, jelasnya, malam itu menyepakati dengan panitia lain agar ketiga peraih juara itu diberikan dulu amplop sebagai simbolis, sedangkan hadiahnya menyusul. Hal itu diakui telah disampaikan kepada peserta, tetapi memang tidak sempat memberitahukannya kepada orangtua mereka.

Katanya, usai menerima amplop itu peserta pulang dan orangtuanya kaget sehingga langsung memrotesnya malam itu juga, akibatnya persoalan membias. Pencoretan awalnya dilakukan, karena sejumlah cabang lomba tambahan tidak ada peserta yang ikut.

“InyaAllah tidak ada niatan kami sengaja ingin memberikan amplop kosong, para orangtua juga sudah kami panggil dan berikan penjelasan dan mereka sudah bisa menerimanya. Hadiahnya tetap akan diberikan lagi,” ujarnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Keluhan warga tentang alokasi anggaran, Sekretaris Panitia, Abdul Faris mengaku semua sudah berdasarkan kesepakatan bersama, termasuk sumbangan yang dipersoalkan bukanlah memaksa, tetapi sesuai kemampuan. Semua pengeluaran anggaran sudah disertai bukti dan siap dipertanggungjawabkan.

Mengenai nominal hadiah Rp30 ribu, katanya, hanya diberikan kepada kategori cabang lomba yang diikuti anak-anak tingkat TK. Begitu pun untuk cabang lomba tambahan lain hadiahnya beragam.

Untuk kategori dewasa dan remaja pada cabang lomba inti hadiahnya berupa uang pembinaan Rp300 ribu untuk juara I, Rp200 ribu untuk juara II dan Rp150 ribu untuk juara III. Kategori anak juara I Rp250 ribu, juara II Rp150 ribu dan juara III Rp100 ribu. (BE.20)

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.- Musbaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kelurahan Penatoi resmi di buka, Kamis (27/5/2022). Kegiatan yang digelar di Mushola lingkungkungan setempat tersebut, juga dihadiri...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima menggelar rapat kerja di Masjid As – Suada desa setempat, Sabtu...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Mubarak Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Antar – Santri yang dibuka secara...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Kejaksaan Tinggi Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB), akhirnya menetapkan dua tersangka kasus dugaan mark-up pengadaan tanah di Kelurahan Sambinae, Kecamatan Mpunda Kota...

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.- Karang Taruna,  RT dan RW serta warga Kelurahan Sambinae menuding lurah saat ini tidak transparan dalam mengelola anggaran Covid-19. Selain itu,...