Pendidikan

STKIP Taman Siswa Gelar Seminar Hasil KKN

Bima, Bimakini.com.- Inipertama kali dilakukan STKIP Taman Siswa Bima dan mungkin juga kampus lainnya. Hasil Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) diseminarkan. Seminar yang dilaksanakan sejak 7 Mei ituuntuk melihat bagaimana hasil dan pencapaian kegiatan selama KKN.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STKIP Taman Siswa, Asrul Raman, M.Pd, mengatakan,KKN STKIP Taman Siswa Bima dilaksanakan pada26 lokasi di Kabupaten dan Kota Bima. Kegiatan itu telah berakhir 27 April lalu.Kegiatan KKN yang melibatkan 513 mahasiswa ituberakhir sesuai rencana. Kegiatan yang dilakukan, meliputi fisik dan non fisik. Pasca-kegiatan KKN mahasiswa diwajibkan memresentasikan program yang telah dilaksanakan. “Kegiatan seminar bertujuan untuk mengevaluasi  seluruh kegiatan di lokasi KKN oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, guna melihat keserasian dan ketercapaian program kerja yang dilakukan,” ujar Asrul dalam siaran pers yang diterima Bimakini.com, Senin (14/5).

    Seminar hasil kegiatan KKN tersebut, katanya, akan berlangsung sampai 26 Mei mendatang. Sejak 7 Mei, sudah tujuh posko yang menyeminarkan hasil kegiatannya. Ada yang menarik dari kegiatan KKN tahun ini.

    Menurut Panelis seminar yang juga sekretaris LPPM, Syahbuddin, mahasiswa mampu menumbuhkan partisipasi masyarakat kota dalam membangun kelurahannya seperti di Posko KKN Kendo dan Dodu. Program kerja fisik yang dilakukan, salahsatunya membangun jembatan penghubung Kelurahan Kendo.

      Kegiatan tersebut,hasil dari kolaborasi dengan PNPM-Perkotaan lewat Bantuan BKM. Masih banyak lagi kegiatan-kegiatan fisik  lainnya, seperti pembuatan Gapura Gang, dan Papan Nama Masjid. Kegiatan non-fisiknya berupa bimbingan belajar sesuai  jurusan peserta KKN, lomba olahraga, danpembinaan Imtaq anak-anak lewat kelompok bimbingan mengaji. Hal itu, untuk mendukung program pemerintah Kota Bima, Magrib Mengaji.

      Panelis lain, Nur Ratnaningsih,mengatakan,kegiatan KKN ke depan lebih menekankan program kerjanya dengan pihak kelurahan atau desa. Karena mahasiswa harus diberi ruang sebagai agen perubahan, bukan malah anti dengan cara pandang mahasiswa.

      Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Drs. H. Sudirman Ismail, M.Si,menyatakan,kegiatan KKN ini juga untuk mendukung kegiatan pembangunan di Kota dan Kabupaten Bima. (BE.16)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top