Hukum & Kriminal

MUI Apresiasi Kepolisian Membasmi Miras

Kota Bima, Bimakini.com.-  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Mpunda, HM Adnin, SQ, MPd.I, mengapresiasi kinerja aparat Kepolisian dalam memerantas peredaran (Miras)(Miras). Apa yang dilakukan  itu merupakan bentuk tanggung jawab terhadap pekerjaannya, juga telah melaksanakan ibadah dan sebagian dari dakwah.

    Pekerjaan itu, ujar Adnin, idealnya tidak dilakukan musiman saja atau saat ada laporan masyarakat. Memberantas kemasiatan bisa dilakukan kapan saja. Peredaran Miras di Kota Bima sangat memrihatinkan, Kepolisian dan masyarakat sebaiknya terus membangun kerjasama dalam  menyampaikan informasi dan menindaknya.

    Adnin sangat mengharapkan Miras bisa “dibumihanguskan’ di Bima sebagai tanah umat Islam yang sejak dulu dikenal kefanatikannya. Saat ini,  sangat ironis umat Islam kebanyakan mengonsumsi Miras. “Ini adalah peranan kita bersama, MUI sebagai lembaga agama akan terus mengingatkan dalam bentuk dakwah. Namun, pada sisi lain Polisi juga terus memberantasnya dan masyarakat tidak menutupi informasi tentang peredaran Miras,” ujarnya Rabu (6/6) melalui telepon seluler.

          Dijelaskannya, Miras merupakan salahsatu minuman yang diharamkan Allah, siapa saja yang meneguknya maka neraka menjadi pembalasannya. Meneguk Miras akan berdampak pada munculnya banyak kejahatan dan kemasiatan lainnya. Berjudi, memerkosa, merampok, dan sebagainya kerap  dilakukan oknum yang meneguk Miras karena saraf pengendalinya sudah tidak mampu mengontrol segala tindakan.

          Pada prinsipnya, katanya, memberantas Miras bukan hanya pekerjaan Polisi saja, namun seluruh umat Islam berkewajiban melakukannya karena hal itu merupakan salahsatu langkah jihad.

Katanya, jihad bukan hanya berperang melawan musuh, namun juga melawan kemaksiatan. Saat ini MUI Kota Bima telah menyusun langkah itu dan akan bergandengan dengan Kepolisian, TNI, Sat Pol PP dan lembaga lainnya dalam memberantas Miras.

          Ketua Brigade Masjid Kota Bima,Burhanuddin, mengatakan siap membantu Kepolisian dan MUI dalam pemerantasan Miras. Maraknya peredaran Miras di Kota Bima merupakan hantu yang akan selalu membayangi kehidupan generasi muda.

     Dia mengapresiasi kinerja Kepolisian yang telah beberapa kali menyita Miras, namun harus terus dilakukan bila perlu hingga ke tempat produsennya. (BE.18)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top