Hukum & Kriminal

Saat Suasana Panik, Pencuri Bobol Toko Yasmin

Suasana saat kebakaran pasar.

Kota Bima, Bimakini.com.- Aksi para pencuri memang tidak mengenal tempat. Bahkan, ketika suasana genting pun mereka masih bisa memanfaatkannya. Saat kebakaran yang menghanguskan belasan toko dan lapak di pasar raya Bima, Kamis (28/6) malam, satu toko di sekitar areal kebakaran dibobol kawanan pencuri.

Akibat kejadian itu, pemilik toko Yasmin yang berada di Blok C kompleks pasar raya Bima, mengalami kerugian yang ditaksir puluhan juta rupiah. Sebagian besar barang isi toko yang berisi aksesoris, dompet, barang rumah-tangga, dan lainnya raib dibawa kabur pencuri. Mereka diduga lebih dari satu orang.

Penjaga toko Yasmin, Pawang, mengaku saat mendengar ada informasi kebakaran dari warga langsung menuju toko yang dijaganya. Tujuannya  untuk memastikan apaka semua toko terancam api. Namun, dia tidak mengetahui persis aksi pembobolan toko itu karena suasana sedang genting saat kebakaran tengah terjadi.

Apalagi, ujarnya, malam itu semua lampu padam sehingga sudah tidak bisa mengenali siapa pun. Sesampainya di depan toko dalam keadaan terbuka, tetapi saat itu tidak curiga sedikit pun jika telah dibobol maling. Beberapa pemuda sempat dilihatnya sedang mengeluarkan barang dalam toko.

“Saat itu saya tidak menyangka jika mereka adalah para pencuri dan mengira yang menyuruh mereka adalah pemilik toko,” ceritanya di lokasi saat kebakaran terjadi.

Wajah para pemuda yang menguras isi toko itu pun tidak dikenalinya secara jelas. Apalagi, saat itu, semua pemilik toko dibantu keluarganya berusaha mengeluarkan semua isi took, karena kuatir ikut tersambar api yang hampir mengarah ke Blok C.

Kecurigaannya pun muncul saat dia melihat rol penutup toko yang terlihat seperti dibobol, karena terbuka secara tidak wajar. Padahal, kunci toko hanya dipegangnya dan pemilik toko saja. Ketika masuk kedalam took, dilihatnya semua barang jualan sudah berantakan tidak terarah.

Namun, dia tidak bisa berbuat banyak karena kawanan pencuri yang coba dilihatnya kembali sudah menghilang. Dia pun melaporkan hal itu kepada pemilik toko yang juga sedang menjaga toko lainnya di Blok D.

“Mereka memanfaatkan suasana kebakaran ini untuk menjarah isi toko, kalau saya lihat mereka lebih dari orang,” tandasnya.

Informasi lain yang diperoleh Bimakini.com, beberapa pemilik toko lainnya juga mengaku kehilangan barang saat berusaha mengeluarkan isi toko. Bahkan, seorang wanita pemilik toko yang baru saja menyimpan barang isi toko yang dikeluarkannya dengan karung, beberapa menit kemudian saat dilihat kembali sudah tidak ada lagi. (BE.20)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top