Pendidikan

Multimedia Berpengaruh Signifikan terhadap Anak

Kota Bima, Bimakini.com.-

Multimedia, yakni media cetak, elektronik, termasuk video game, dan lainnya, berpengaruh signifikan terhadap perkembangan jiwa anak. Memberikan tontonan maupun permainan dengan tayangan yang salah pada anak, bisa merusak mental dan perilakunya.

Demikian dikatakan praktisi anak Jakarta, Yudi, saat menghibur anak-nak di halaman PGTK Tadika Puri Kelurahan Pane Kota Bima, Senin (16/7). Sebelumnya, Yudi sebagai narasumber dalam seminar Hari Anak Nasional yang diselenggarakan PGTK Tadika Puri di Hotel Marina Kota Bima, Sabtu lalu.

Yudi mencontohkan pengaruh kartun dan komik Sincan (media cetak dan elektronik) yang memberikan contoh yang tidak baik. Cerita Sincan itu  banyak tingkah dan perilaku isengnya. Seperti memoroti celananya kepada orangtua ketika dipanggil atau ditegur saat bermain.

Pengaruh buruk anak-anak itu sebenarnya adalah pelarian. Karena orangtua yang sibuk dan tidak memiliki rekan bermain. Anak akhirnya memilih nonton kartun, main game, baca komik, internetan/facebook, dan nonton film berjam-jam yang muatannya tidak cocok bagi anak-anak.

 “Pengaruh yang lebih besar adalah tontonan dan bacaan yang bermuatan kekerasan dan pornografi. Itu seharusnya tidak untuk anak-anak, tapi kebanyakan kita malah membiarkan anak-anak menonton dan membacanya,” ujarnya.

Seperti permainan game dan film yang memertontonkan perampokan, pembunuhan, perkosaan, dan kekerasan lainnya. Hal itu berdampak buruk bagi anak, karena filosofi dari hal ini mengajarkan hal-hal yang tidak baik bagi anak. Setiap hari mereka menonton atau bermain dengan tanyangan seperti itu, akan menjadi kebiasaan yang kemungkinan besar akan diaplikasikan dalam kehidupannya.

 “Totonan dan permainan seperti ini membawa mereka ke hal yang biasa. Suatu ketika mereka beranjak dewasa, kemungkinan besar mereka terapkan kepada rekan bermainnya, karena sudah biasa mereka main atau tonton,” terangnya.

Dunia maya dengan tayangan yang tidak baik ini, menggiring mereka pada sikap dan perbuatan buruk. Tidak jarang kasus anak yang bunuh orangtua atau saudara atau rekannya, karena pengaruh tontonan dan permainan yang biasa dilakukannya ketika kanak-kanak.

 “Survai di kota-kota besar membuktikan tontonan dan permainan bermuatan kekerasan dan pronografi, sangat berpengaruh buruk terhadap anak,” tandasnya.

Untuk meminimalisasi kecenderungan itu, terang Yudi, orangtua harus intensif berkomunikasi dengan anak dan meluangkan waktu yang cukup bagi anak. Jika kebutuhan anak terpenuhi, cinta-kasih tercurah bagi anak, maka mereka tidak akan memilih menonton dan bermain yang bermuatan kekerasan dan pornografi.

Menurutnya, anak yang kurang perhatian dari orangtua, juga akan memiliki sifat anti-sosial. Tidak banyak relasi/rekan sehingga ketika dewasa, tidak akan sukses meskipun sang anak pintar.

Kepala PGTK Tadika Puri, Retno Utami, SE, mengaku, Hari Anak Nasional dengan tema bersatu Mewujudkan Indonesia ramah anak yang diperingati saat itu, dirangkai seminar tentang pengaruh media pada anak. Kegiatan itu dilatarbelakangi keprihatinan terhadap anak-anak, terutama anak di Kota Bima yang sering lebih hafal lagu-lagu dewasa dengan gaya yang tidak sepatutnya dilakukan.

Keprihatinan pada orangtua, pendidik yang sering bangga melihat anak usia dini menonton tingkahlaku orang dewasaa dan menirunya dari setiap tayangan di televisi, komputer, dan lainnya. “Kita ingin perbaiki mutu dan pola pandang tentang dunia anak-anak yang sering salah didefinisikan oleh para pendidik,” terang Retno. (BE.19)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top