Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Suryadi: Perangai Koruptor itu Ibarat Ulat

Bima, Bimakini.com.-

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB, Suryadi jaya Purnama, ST, menyamakan  para koruptor unag Negara dengan ulat. Ulat yang menakutkan, wajahnya tidak ramah, dan menggerogoti dedaunan hijau. Lho?

Katanya, koruptor itu ada yang berwajah manis, tetapi menakutkan  dan sering menggeregoti uang rakyat. Dia meminta agar masyarakat mengawasi ketat pengunaan anggaran oleh pemerintah dan pelayanan masyarakat.

Dia mengharapkan pada bulan Ramadan nanti, melalui   ibadah puasa para koruptor itu sadar dan bermetamorfosa  ujud dan tabiatnya, seperti perubahan ulat menjadi kepompong ke kupu-kupu. Ulat juga baru berubah menjadi kupu-kupu setelah melampaui aktivitas berpuasa beberapa hari lamanya.

“Kalau sudah jadi kupu-kupu maka dia akan disenangi banyak orang dan tidak merusak. Maka membantu penyerbukan tumbuhan,” ujarnya saat pertemuan dengan berbagai pihak dalam  agenda masa reses di Kecamatan Bolo, Kamis.

Begitu halnya juga dengan para koruptor. Dikatakannya, tempaan puasa semoga berubah menjadi pribadi yang disenangi oleh lingkungan dan para bawahannya. Tidak akan lagi menggerogoti uang Negara. Karena dua telah berubah wujud menjadi pribadi yang menyenangkan dan tingkah- lakunya akan mendatangkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Saat kegiatan tersebut, Suryadi mengaku memantau kegiatan pemerintah dalam  pembanguan infrastruktur jalan provinsi,  dari Hu’u, Tambora, Wera, dan Kolo. “Kami melihat pengerjaan jalan Negara dan provinsi itu sudah berjalan bagus,” ujarnya.

Diakuinya, NTB mengalami pertumbuhan ekonomi pesat, tetapi dari sisi pendidikan dan kesehatan “masih jalan di tempat” sehingga IPM NTB masih urutan 32 dari 33 provinsi.  (BE.14)

 

 

 

 

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Politik

Bima, Bimakini.com.- Hasil klarifikasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bima terhadap Camat Woha, Dahlan, akan direkomendasikan kepada Pj. Bupati Bima, Drs. Bachrudin, untuk kepentingan...

Politik

Bima, Bimakini.com.- Quick Cound (QC) adalah produk akademis yang ditujukan sebagai penyimbang atau pengontrol hasil kerja lembaga penyelenggara Pemilu. Masyarakat tidak perlu menunggu lama...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.com.- Dalam sebulan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) Bolo melayani hingga 1.000 pasien. Apalagi, jika musim  hujan, kunjungan biasanya melebihi kapasitas yang ada. Lantai...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.com.-Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten, Abdul Natsir, S.Sos, mengatakan tugas anggota legislatif dalam menyerap aspirasi masyarakat tidak dibatasi oleh...